Membuat Kartun Santri Bagian Kedua

Halaman ini merupakan lanjutan dari tutorial berjudul membuat kartun santri dimana pada halaman sebelumnya kita telah membuat gambar wajah santri. Nah, kemudian di halaman ini kita akan membuat badannya.

Baca juga tutorial kartun santri bagian pertama.

Langkah-langkah membuat kartun santri bagian kedua

1. Buka software corel draw-mu yang sebelumnya telah sama-sama kita membuat wajah.

2. Buatlah lehernya menggunakan rectangle tool. Lalu hilangkan garis outline-nya dengan cara object properties -> outline -> none. Kemudian beri warna lehernya dengan cara object properties -> fill. Buatlah warnanya hampir sama dengan warna wajahnya.

3. Buatlah jaketnya dan tangannya menggunakan freehand tool. Di sini keterampilan menggambar menggunakan mouse dibutuhkan. Setelah semua sudah jadi gambarnya, barulah kita beri warna menggunakan smartfill tool. Setelah diberi warna biasanya gambar yang kita buat menggunakan freehand tool akan menghilang. Tenang saja, sebenarnya gambarnya tidak menghilang. Itu hanya tertutupi oleh warna yang kita buat. Nah, untuk menampilkannya, caranya klik kanan gambar yang telah diwarnai -> order -> to back of page.

Langkah pertama sampai ketiga bisa di lihat pada gambar berikut ini.

Untuk memberi coretan kancing baju, lekukkan kain bisa menggunakan freehand tool setelah kita memberinya warna.

4. Langkah keempat yaitu membuat sarung dengan menggunakan rectangle tool. Buatlah dua kotak persegi panjang kemudian diberi warna. Salah satu kotak dibuat agak menceng, caranya klik dua kali kotak yang akan dibuat menceng kemudian akan muncul anak panah kecil bewarna hitam. Tariklah ke bawah sedikit saja. Setelah itu gambar digabungkan.

5. Langkah terakhir, buatlah kaki dan sepatunya. Untuk membuat kaki cukup menggunakan rectangle tool sedangkan sepatunya menggunakan ellips tools. Mainkan degradasi warna agar terlihat nyata.

Nah, bagaimana? mudah bukan. Jika ada pertanyaan bisa di tulis di kolom komentar di bawah ini.

Tim Siswapedia

Tim Siswapedia

"Kami mendukung pendidikan gratis di Indonesia"

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *