Pengertian Bangsa Menurut Para Ahli

       

Pengertian bangsa adalah orang-orang yang memiliki kesamaan adat, asal keturunan, bahasa, sejarah dan memiliki pemerintahan sendiri. Dalam kamus besar bahasa Indonesia, Bangsa adalah kupulan manusia biasanya terikat karena kesatuan bahasa serta wilayah tertentu di muka bumi.

Pengertian Bangsa Menurut Ernest Renan, bangsa adalah kesatuan solidoritas yang terdiri dari orang-orng yang saling merasa setia satu sama lainnya. Bangsa terbentuk atas suatu rasa kesatuan jiwa, asas spiritual, kesatuan solidaritas yang diciptakan dari rasa suatu pengorbanan besar yang dibuat di masa lampau oleh orang-orang yang bersedia berbuat untuk masa depan. Bangsa memang memiliki masa lampau namun ia berkembang pada masa kini melalui suatu kesepakatan yang jelas untuk terus hidup bersama. Oleh karena itulah bangsa tidak tergantung pada persamaan asal ras, suku bangsa, agama, geografi, bahasa atau hal lainnya yang sejenis.

Pengertian Bangsa Menurut Benidict Anderson, bangsa adalah komunitas politik yang dibayangkan yang berarti tidak selalu seperti kenyataan. Komunitas tersebut berada dalam suatu wilayah yang batasannya jelas serta berdaulat. Maksud Benidict yang menyatakan bahwa bangsa merupakan komunitas politik yang dibayangkan karena pada kenyataannya dalam suatu bangsa yang kecil sekalipun masyarakatnya tidak pada saling mengenal. Dibayangkan terbatas karena bangsa yang besar sekalipun tetap memiliki batas-batas wilayah yang jelas. Dibayangkan berdaulat karena bangsa tersebut berada di bawah kekuasaaan suatu negara yang memiliki kuasa atas suatu wilayah dan bangsa tersebut. Meskipun kenyataannya ada perbedaan kesenjangan namun bangsa tersebut selalu memandang satu sama lain sebagai saudara sebangsa dan setanah air. Oleh karena itulah, berjuta-juta orang bersedia mengorbankan harta, benda dan nyawa demi komunitas yang dibayangkan itu. Sedangkan menurut Otto Bauer, bangsa adalah suatu kesatuan perangai yang timbul karena adanya persamaan nasib.

Menurut Soekarno, syarat untuk menjadi bangsa dimana harus ada persatuan antar orang yang kemudian memiliki rasa terikat dengan tanah airnya. Sedangkan menurut Mohammad Hatta, bangsa adalah suatu persatuan yang ditentukan oleh keinsyafan, sebagai suatu persekutuan yang tersusun menjadi satu yaitu terbit karena percaya atas persamaan nasib dan tujuan.

Dari pemikiran para ahli diatas diketahui bahwa bangsa mengandung intisari elemen pokok dari jiwa, kehendak, perasaan, semangat, pemikiran yang bersama-sama membentuk sebuah kesatuan dan persatuan yang kesemuanya itu menyangkut aspek kerohaniannya. Jadi bangsa bukan bermakna lahiriah saja melainkan lebih condong ke makna rohaniah berdasarkan kpernyataan senasib, sepenanggungan dan kemauan sehingga terbentuk kolektivitas.

[color-box]Surya Saputra, Lukma.2009.Pendidikan Kewarganegaraan 2 : Menumbuhkan Nasionalisme dan Patriotisme Untuk Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama/ Madrasah Tsyanawiyah. Jakarta: PT. Setia Purna Inves.[/color-box]

Tim Siswapedia

Siswapedia.com merupakan situs yang dibuat untuk menyediakan informasi pendidikan dan pengetahuan umum berbahasa Indonesia.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *