Fungsi Sel Secara Umum

Fungsi sel secara umum baik yang merupakan sel tunggal pada organisme bersel satu atau merupakan bagian dari suatu organisme multiseluler dapat kita bagi menjadi dua fungsi yakni fungsi dasar dan fungsi khusus (Baca juga: Pengertian Sel).

A. Fungsi dasar

Lauralee Sherwood dalam bukunya Human Physiology: From Cell to Systems menjelaskan bahwa ada beberapa fungsi dasar sel yakni

1. Sel dapat memperoleh makanan dan oksigen dari lingkungan sekitar.

2. Dari makanan dan oksigen yang ia dapat, (melalui reaksi kimia) sel dapat menghasilkan energi.

3. Mengeluarkan produk sisa reaksi kimia yang terjadi di dalam tubuh sel ke lingkungan sekitar.

4. Membentuk protein dan komponen lainnya untuk keperluan pertumbuhan dan perkembangan sel.

5. Melakukan pengontrolan secara dominan saat terjadinya pertukaan bahan atau zat-zat antara sel dengan lingkungan.

6. Memindahkan bahan atau zat-zat antar sel yang satu dengan yang lain.

7. Memiliki kepekaan dan respon terhadap segala perubahan yang terjadi pada lingkungan sekitar, misalnya kandungan nutrisi, kadar pH (tingkat keasaman), temperatur lingkungan dan sebagainya.

8. Sebagian sel dapat bereproduksi yaitu dengan cara membelah diri.

9. Melakukan metabolisme.

Nah, kedelapan hal di atas merupakan fungsi sel secara umum dengan kata lain bahwa banyak sel memiliki kemiripan fungsi dasar ini.

Contoh gambar sel hewan dan sel tumbuhan (Sumber: mtspantar.wordpress.com)

Contoh gambar sel hewan dan sel tumbuhan (Sumber: mtspantar.wordpress.com)

B. Fungsi Khusus

Fungsi secara khusus hanya terjadi pada sel yang merupakan bagian dari organisme multiseluler, misalnya manusia. Adanya fungsi khusus ini disebabkan terjadinya elaborasi fungsi dasar sel atau terjadinya modifikasi pada sel. Lauralee Sherwood dalam bukunya yang sama menjelaskan beberapa contoh fungsi khusus sel ini.

1. Sel-sel kalenjar pada sistem percenaan mampu membentuk protein yang berperan sebagai enzim yang berfungsi untuk menguraikan makanan yang kita makan.

2. Sel ginjal mampu mengontrol pertukaran bahan antara sel dengan lingkungannya, misalnya kemampuan untuk menahan bahan yang masih diperlukan oleh tubuh serta mengeluarkan bahan yang tidak diperlukan oleh tubuh ke dalam urin.

3. Adanya kolaborasi kemampuan inheren sel otot untuk melakukan kontraksi otot.

4. Dengan menggunakan kemampuan dasar sel yang dapat merespon perubahan lingkungan di sekitar, sel saraf yang ada di telinga mampu menyampaikan informasi ke saraf pusat (otak) tentang suara yang ada di lingkungan sekitar.

Perlu diketahui bahwa sel akan melakukan fungsi dasar dan fungsi khusus ini secara bersamaan. Fungsi khusus berguna untuk menjaga kelangsungan hidup sel itu sendiri sedangkan fungsi khusus berguna untuk menjaga kelangsungan hidup tubuh secara keseluruhan. Nah, setelah mempelajari fungsi sel secara umum ini, Anda bisa membaca tentang struktur sel.

[color-box]Lauralee Sherwood. 2011. Human Physiology: From Cells to Systems. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Tirto Sumule, Jordan. Sel dan Fungsi Sel Manusia. Ditampilkan dalam situs www.academia.edu yang diakses pada tanggal 16 Desember 2015.[/color-box]

Tim Siswapedia

Tim Siswapedia

"Kami mendukung pendidikan gratis di Indonesia"

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *