Pengertian dan Fungsi Tubulus Seminiferus

Pengertian dan Fungsi Tubulus Seminiferus – Ketika lahir, setiap manusia pasti dilengkapi dengan sistem reproduksi. Akan tetapi sistem reproduksi tersebut akan aktif ketika sudah mencapai usia remaja.

Sistem reproduksi antara laki-laki dan perempuan memang terlihat berbeda, akan tetapi keduanya memiliki tugas yang sama karena kedua menghasilkan sel-sel khusus yaitu sel kelamin atau gamet.

Sistem reproduksi laki-laki terdiri atas beberapa alat reproduksi, salah satunya yaitu tubulus Seminiferus. Untuk mengetahui pengertian serta fungsi dari tubulus Seminiferus dapat anda simak artikel berikut.

Pengertian dari Tubulus Seminiferus

Tubulus Seminiferus merupakan tempat spermatogenesis di mana sel-sel germinal akan berkembang menjadi spermatozoa yang memiliki interaksi yang erat dengan sel Sertoli. Sel Sertoli merupakan sel kolumnar panjang yang dapat dibedakan selama proses meiosis untuk dapat membentuk sperma.

Dalam arti lain tubulus Seminiferus merupakan struktur yang terletak pada organ seks laki-laki yang dikenal dengan testis.

Di dalam tubulus Seminiferus tersebut proses meiosis pada laki-laki terjadi. Hal tersebut berarti bahwa tubulus Seminiferus memiliki peran yang begitu penting dalam berlangsungnya proses reproduksi. Tubulus Seminiferus dapat ditemukan pada bagian dalam testis.

Baca juga: Fungsi dan Struktur Epidermis Pada Kulit

Fungsi dari Tubulus Seminiferous

Tanpa adanya sel sperma, manusia serta hewan tentu tidak dapat melakukan reproduksi generatif dengan berhasil. Sperma tersebut dihasilkan oleh tubulus Seminiferus. Selain menghasilkan sel sperma, tubulus Seminiferus juga memiliki fungsi lain seperti menjaga sel sperma, serta untuk menyimpan sperma.

Selama proses meiosis yang terjadi, sel Sertoli yang melapisi tubulus Seminiferus mengalami proses diferensiasi yang kemudian di konversi menjadi sperma. Sperma tersebut selanjutnya disimpan di dalam tubulus Seminiferus hingga siap untuk di ejakulasi oleh penis.

Ketika berada di dalam tubulus Seminiferus, akan sangat penting sperma berada pada lingkungan dengan suhu yang sesuai. Apabila suhu terlalu dingin atau terlalu panas, maka sperma akan mati, di sini fungsi selanjutnya dari tubulus Seminiferus adalah menyediakan lingkungan yang sesuai.

Baca juga: Pengertian Lipid Beserta Jenis Dan Fungsinya

Pengertian dan Fungsi Tubulus Seminiferus
Gambar Potongan Melintang Tubulus Seminiferus

Struktur Tubulus Seminiferous

Di sekitar tubulus Seminiferus terdapat sel-sel Leydig yang dapat mengeluarkan testosteron serta hormon lainnya. Sel tersebut terbentuk dalam rahim akan tetapi masih dorman hingga mencapai usia pubertas, saat hormon dilepaskan serta proses meiosis dimulai.

Untuk setiap tubulus terdapat bagian berbelit-belit serta bagian lurus, sehingga memiliki panjang yang lebih besar untuk bias berfungsi dalam tempat yang lebih kecil, untuk bagian lurus memungkinkan sperma matang dapat keluar dari testis.

Di dalam tubulus Seminiferus terdapat jaringan epitel yang tersusun atas sel Sertoli yang berfungsi untuk membungkus serta mendukung sel germinal yang telah mengalami diferensiasi serta mengalami perkembangan progresif menjadi spermatozoa yang dewasa.

Setelah dilepas dalam lumen, spermatozoa dewasa tersebut akan diangkut dalam tubulus Seminiferus, yang memiliki ukuran panjang mencapai 70 cm serta melingkar sangat erat dalam lobulus testis, kemudian ke testis rete, saluran eferen, epididimis, hingga terakhir di vas deferens.

Tubulus Seminiferus juga dikelilingi oleh lamina basal yang tersusun atas matriks ekstraseluler yang memiliki fungsi untuk memisahkannya dari kompartemen interstitial, untuk mengatur fungsi sel yang bersentuhan, serta untuk memberikan integritas struktural pada tubulus.

Meiosis yang terjadi di dalam tubulus Seminiferus merupakan sebuah proses di mana sel-sel khusus tersebut diciptakan serta diisi oleh setengah jumlah kromosom sel lainnya. Sel-sel tersebut disebut gamet atau yang lebih umum dikenal dengan sperma pada laki-laki, atau sel telur pada perempuan.

Tubulus Seminiferus tersebut disusun sedemikian rupa untuk mencegah molekul besar dapat masuk. Sedangkan untuk sel Sertoli yang melapisi tubulus Seminiferus memiliki peran sebagai penghalang karena saling terhubung satu sama lain.

Baca juga: Bagian Sel Yang Bersifat Permeabel Yaitu Membran Sel

Nah, bila ada pertanyaan terkait Pengertian dan Fungsi Tubulus Seminiferus bisa ditulis di bawah ini.

Daftar Pustaka:

Pujianto, Sri. (2014). Menjelajah Dunia Biologi. Surakarta: Tiga Serangkai.

Suharsono dan Popo Mustofa K. (2017). Biologi Umum. Tasikmalaya: LPPM Universitas Siliwangi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *