Faktor Yang Mempengaruhi Pengeluaran Keringat

Faktor Yang Mempengaruhi Pengeluaran Keringat – Mungkin anda sering mendengar bahwa alasan seseorang untuk melakukan olahraga di pagi maupun sore hari adalah supaya tubuh menjadi berkeringat.

Apabila tubuh berkeringat selepas olahraga itu dapat berarti sebagai pertanda bahwa tubuh anda sehat. Karena semua permukaan tubuh manusia ditutupi oleh kulit, maka hampir seluruh permukaan tubuh mengeluarkan keringat.

Baca juga:

Semua orang pasti mengeluarkan keringat, akan tetapi penyebab serta jumlah keringat yang dikeluarkan berbeda-beda. Perlu anda ketahui juga bahwa tubuh yang mengeluarkan keringat berlebihan atau bahkan tidak mengeluarkan keringat sama sekali dapat menjadi indikator terdapat sebuah masalah di dalam tubuh anda.

Faktor Yang Mempengaruhi Pengeluaran Keringat

Sistem Ekskresi Pada Manusia

Setiap manusia pasti memiliki alat ekskresi pada tubuhnya. Sistem ekskeri sendiri merupakan pengeluaran sisa metabolisme yang tidak dibutuhkan lagi oleh tubuh dengan bentuk keringat, karbon dioksida, ataupun urine.

Salah satu alat ekskresi yang penting bagi tubuh manusia adalah kulit. Kulit mengeluarkan keringat yang merupakan sisa metabolisme pada jaringan tubuh yang bersifat racun.

Sebagai salah satu alat ekskresi, kulit memiliki beberapa fungsi selain untuk mengeluarkan keringat seperti sebagai pelindung tubuh pada kerusakan fisik sebab gesekan, zat kimia, panas, kuman, penyinaran, serta yang lainnya.

Fungsi selanjutnya dari kulit yaitu untuk mengurangi hilangnya air dari dalam tubuh, mengatur suhu badan, sebagai alat indera peraba, serta sebagai tempat untuk menyimpan cadangan makanan seperti lemak.

Faktor Penyebab Tubuh Mengeluarkan Keringat

1. Suhu pada Lingkungan Sekitar

Kelenjar keringat mengeluarkan keringat karena terjadi peningkatan suhu tubuh di dalam tubuh ataupun lingkungannya. Saat berada di tengah panasnya sinar matahari, kebanyakan orang pasti akan mengeluarkan keringat serta akan merasa haus.

Hal tersebut diakibatkan oleh aktivitas kelenjar eksokrin pada kelenjar keringat yang terdapat pada bagian kulit jangat.

2. Jenis Aktivitas yang Dilakukan

Banyak sedikitnya keringat yang dikeluarkan ditentukan pada jenis aktivitas seseorang. Para pekerja berat serta olahragawan akan cenderung mengeluarkan keringat lebih banyak. Karena aktivitasnya yang meningkatkan tubuh memerlukan kalor serta mengeluarkannya lewat pori-pori pada kulit.

3. Emosi yang Bergejolak

Orang-orang yang mengalami gejolak emosi akan lebih sering mengeluarkan keringat lebih banyak. Misalnya ketika mendapatkan perasaan euforia atau gembira yang berlebihan.

Sebab kegembiraan yang berlebihan dapat memacu kelenjar keringat untuk memproduksi keringat lebih banyak.

4. Hipotalamus

Hipotalamus terdapat pada bagian otak yang mengendalikan kelenjar keringat. Adanya aktivitas hipotalamus dapat menentukan banyak sedikitnya keringat yang dikeluarkan.

Baca juga: Usus besar beserta struktur dan fungsinya

Sebagai pengendali fungsi tubuh, hipotalamus begitu peka akan suhu sehingga bisa merangsang adanya keringat pada kelenjar keringat.

5. Panas serta Kelembapan

Terjadinya peningkatan suhu tubuh ataupun lingkungan adalah penyebab utama tubuh berkeringat. Suhu udara yang memang terasa begitu panas dapat membuat tubuh mengeluarkan keringat untuk mendinginkan diri.

Ketika kelenjar keringat diaktifkan melewati pori-pori. Dan ketika keringat menguap maka tubuh juga akan mendingin.

Baca juga: Bagian usus halus dan fungsinya

6. Olahraga

Kegiatan berolahraga dapat mengaktifkan sistem pemanasan internal di dalam tubuh. Untuk mengurangi panas tubuh yang berlebih maka tubuh mengeluarkan keringat. Ketika berolahraga, tubuh yang mengeluarkan keringat menjadi salah satu tanda bahwa latihan olahraga yang anda lakukan berhasil.

7. Tubuh Sakit

Ketika tubuh terkena infeksi ataupun sedang sakit, maka secara otomatis otak akan menaikkan terostat tubuh beberapa derajat. Ketika demam mulai mereda, maka secara perlahan suhu tubuh akan kembali normal.

Baca juga: Gangguan pencernaan pada manusia

8. Efek Samping Obat

Terdapat beberapa jenis obat yang dapat membuat tubuh menjadi lebih baik, terdapat juga beberapa jenis obat yang dapat memberikan efek samping. Salah satu efek samping tersebut adalah tubuh menjadi berkeringat.

Nah, bila ada pertanyaan seputar faktor yang mempengaruhi pengeluaran keringat pada tubuh manusia bisa dituliskan di bawah ini.

Daftar Pustaka

Merdia M, Nanang Heryana. (2010). Biologi Umum. Tasikmalaya: Universitas Siliwangi.

Pujianto, sri (2014). Menjelajah Dunia Biologi. Surakarta: Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *