Pengertian, struktur dan fungsi Kromosom

Pengertian, struktur dan fungsi Kromosom – Seperti yang dikutip dalam buku Fictor Ferdinand (2009) dijelaskan bahwa sel merupakan satuan terkecil dari makhluk hidup dimana segala aktivitasnya diatur dalam inti sel atau nukleus. Di dalam inti ini terdapat suatu subtansi genetik yang bernama kromosom. Pada tahun 1988, W. Waldeyer memperkenalkan istilah ini kepada publik. Kromosom berasal dari dua kata yaitu chrome yang artinya warna dan soma artinya badan. Dengan kata lain, kromosom dapat kita artikan sebagai badan yang mampu menyerap warna. Sedangkan keseluruhan kromosom pada sebuah individu atau spesies dinamakan sebagai genom. Kita bisa melihat gambar struktur kromosom seperti pada gambar di bawah ini.

Struktur kromosom

Gambar. Struktur kromosom

Dari gambar di atas dapat kita lihat bahwa kromosom disusun dari DNA yang berkondensasi dengan protein Hoston membentuk sebuah struktur gabungan yang bernama nukleosom. Nah, nukleosom-nekleosom ini kemudian saling menyambung membentuk seperti untaian benang-benang yang melilit dimana kita namakan sebagai benang kromatin.

Benang kromatin terdapat di dalam inti sel atau nukleus. Benang ini akan membentuk pilinan yang semakin keras sehingga kita bisa melihatnya dengan mikroskop pada saat sel akan membelah. Nah, struktur baru hasil pilinan yang mengeras ini kita namakan sebagai kromosom. Sebelum sel melakukan pembelahan, setiap kromosom akan melakukan proses duplikasi diri sehingga membentuk lengan kromosom ganda yang disebut kromatid.

Setiap makhluk hidup memiliki jumlah kromosom yang konstan dan spesifik. Hingga saat ini belum diketahui secara pasti apakah jumlah kromosom yang berbeda menentukan derajat atau level sebuah organisme namun pendapat saat ini diyakini tidak mempengaruhi. Jumlah kromosom pada beberapa makhluk hidup dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

NoNamaJumlah
1Anjing78
2Ayam78
3Babi40
4Domba54
5Ikan Mas100
6Katak26
7Kuda24
8Lalat buah8
9Manusia46
10Sapi60
11Jagung20
12Pepaya18
13Bunga matahari34
14Ragi34

Apa sajakah sifat-sifat kromosom?

Sifat-sifat kromosom seperti dikutip dalam buku Suwarno (2009) antara lain:

1. Hanya dapat kita lihat pada saat sel membelah.

2. Berukuran panjang 0,2 – 40 m (mikron).

3. Pada sel prokariotik hanya memiliki satu kromosom dan tidak terletak di dalam inti sel.

4. Protein terdiri dari histon dan nonhiston yang bersifat netral atau asam.

5. Pada umumnya kromosom memiliki susunan kimia yang terdiri dari kromatin 60%, protein 35%, DNA dan RNA 5%.

6. Pada sel eukariotik, jumlah kromosom sangatlah bervariasi tergantung jenis organismenya serta terdapat di dalam nukleus.

7. Kromosom memiliki beberapa enzim yang terlibat dalam sintesis DNA dan RNA.

Bila kita lihat lagi pada gambar di atas, ada daerah di kromosom yang berwarna lebih terang, ini kita namakan sebagai sentromer yang berfungsi pada saat proses pembelahan sel. Pada bagian inilah bagian benang akan saling menempel pada masing-masing kutub pembelahan yang saling berlawanan. Nah, bagian sentromer yang dijadikan sebagai menempelnya benang ini dinamakan konetokor (Fector Ferdinand, 2009). Agar mudah dipahami, dapat dilihat bagian-bagian kromosom seperti pada gambar berikut ini.

Bagian-bagian kromosom

Gambar. Bagian-bagian kromosom

Ada berapakah macam-macam kromosom pada makhluk hidup?

Berdasarkan letak sentromer, macam-macam kromosom dapat dibagi menjadi empat macam yaitu:

1. telosentrik merupakan kromosom yang mempunyai satu lengan (letak sentromernya berada diujung kromosom),

2. akrosentrik merupakan kromosom yang mempunyai dua lengan dimana satu lengannya memiliki ukuran yang jauh lebih pendek,

3. submetasentrik merupakan kromosom yang mempunyai dua lengan dimana ukurannya hampir sama panjang,

4. metasentrik merupakan kromosom yang mempunyai dua lengan sama panjang.

Bisa kita lihat gambar di bawah ini.

Macam-Macam Bentuk kromosom

Gambar. Macam-Macam Bentuk kromosom (Sumber: Fictor Ferdinand, hal. 45)

Selain itu, kita juga mengenal dua tipe kromosom yaitu kromosom tubuh dan kromosom kelamin.

a. Kromosom Tubuh (Autosom) merupakan kromosom yang tidak memiliki peran dalam menentukan jenis kelamin.

b. Kromosom Kelamin (Gonosom) merupakan kromosom yang berperan dalam menentukan jenis kelamin. Pada umumnya dibedakan menjadi kromosom X dan Y.

Seorang wanita dewasa memiliki 22 pasang kromosom autosom dan 1 pasang kromosom seks (XX) sehingga formula kromosomnya adalah 22AA + XX atau 44A + XX. Sedangkan pada laki-laki dewasa normal dapat memiliki sebuah kromosom X dan sebuah kromosom Y serta 22 pasang kromosom autosom sehingga formula kromosomnya adalah 22AA + XY atau 44A + XY. Jumlah kromosom ini bisa saja berubah akibat pengaruh penyakit, misalnya: kanker.

Pada sel kelamin (sel sperma atau sel telur) hanya memiliki satu kromosom kelamin sehingga sel kelamin dari betina hanya memiliki gonosom X sedangkan pada laki-laki di dalam spermanya terdapat dua macam kromosom seks yaitu X dan Y. Nah, darisini kita bisa mengetahui bahwa yang menentukan jenis kelamin anak adalah ayahnya (bukan ibunya) karena kromosom seks Y hanya terdapat pada sperma.

Selain itu berdasarkan lokasinya pada individu, kromosom dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu:

a. Kromosom prokariotik merupakan kromosom yang sangat sederhana dan hanya terdapat pada organisme prokariotik, misalnya kromosom pada bakteri E. coli yang berupa benang ADN tunggal melingkar atau diikuti oleh molekul ARN.

b. Kromosom eukariotik merupakan kromosom yang terdapat pada organisme multiseluler. Nah, pada umumnya terdiri dari dua pita ADN (sense dan antisense) yang ukurannya sangat panjang dan dibungkus oleh membran inti.

Pemahaman terkait pengertian, struktur dan fungsi kromosom sangat penting dipahami sebelum lebih jauh mempelajari tentang hereditas (Baca juga: Pengertian Gen, Fungsi Gen dan Struktur gen).

[color-box]Ferdinand, Fictor P dan Moekti Ariebowo.2009.Praktis Belajar Biologi 2 untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Visindo Media Persada.
Sri, Lestari Endang.2009.Biologi 2 Makhluk Hidup Dan Lingkungannya Untuk SMA/MA Kelas XI. Solo: CV Putra Nugraha.
Rachmawati, Faidah dkk.2009.Biologi Untuk SMA/MA Kelas XI Program IPA. Jakarta: CV Ricardo.[/color-box]

Tim Siswapedia

Tim Siswapedia

"Kami mendukung pendidikan gratis di Indonesia"

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *