Fungsi Rangka

Fungsi rangka – Setiap makhluk hidup pasti melakukan gerakan dalam tubuhnya. Gerakan ini dapat sebagai bentuk respon tubuh karena adanya rangsangan dari luar tubuh misalnya berlari, garuk-garuk, batuk, bersin dan sebagainya. Bahkan ketika manusia diam pun sejatinya bagian tubuhnya tetap melakukan gerakan misalnya detak jantung, peredaran darah, pernapasan dll.

Kita dapat bergerak karena adanya kerjasama antara otot dan rangka. Otot dapat bergerak aktif untuk melakukan kontraksi dan relaksasi sedangkan rangka tidak dapat melakukan yang demikian. Oleh karena otot melekat pada rangka, maka otomatis rangka juga ikut bergerak. Nah, disini fungsi rangka sebagai alat gerak pasifnya saja (Baca juga: Jaringan konektif pada hewan).

Sesuai dengan letak susunannya, rangka dapat kita bedakan menjadi dua macam yaitu rangka endoskeleton yang terletak di dalam tubuh dan rangka eksoskeleton yang terletak di luar tubuh. Rangka endoskeleton hanya dimiliki oleh hewan vertebrata sedangkan rangka eksoskeleton hanya dimiliki oleh hewan avertebrata atau invertebrata.

Rangka Tubuh Manusia

Rangka Tubuh Manusia (Sumber: mastugino.blogspot.co.id)

Lalu, apa fungsi rangka bagi tubuh kita?

Nah, fungsi rangka secara umum adalah sebagai berikut:

a. Tempat melekatnya otot

Otot letaknya melekat pada rangka sehingga keduanya seperti hidup berdampingan.

b. Sebagai alat gerak pasif.

Rangka berfungsi sebagai alat gerak pasif. Mengapa? karena rangka hanya dapat bergerak jika otot yang melekat pada rangka tersebut melakukan kontraksi.

c. Sebagai pelindung bagi organ tubuh yang lemah

Tulang yang memiliki fungsi seperti ini semisal tulang dada dan tulang rusuk yang melindungi jantung dan paru-paru. Selain itu juga ada tulang belakang dan

d. Memberikan bentuk pada tubuh

Bentuk tubuh manusia dipengaruhi oleh rangka. Cobalah Anda lihat bagian-bagian tubuh kita semisal kepala, tangan, kaki, dada dan sebagainya, pasti Anda akan menemukan bentuk rangka yang berbeda pula.

e. Menunjang tubuh

Bila dibandingkan dengan berat tubuh kita, maka berat tulang kita jauh lebih ringan. Tapi meskipun begitu, rangka dapat menopang berat badan kita yang mampu mencapai puluhan kilogram. Bahkan rangka dapat membantu seorang kuli bangunan dalam mengangkat beban yang berat semisal mengangkat kayu, semen, dan sebagainya (Baca juga: Sistem Organ Pada Hewan).

f. Tempat pembentukan sel-sel darah

Sel darah dibentuk di dalam sumsum tulang belakang.

g. Sebagai tempat penimbunan mineral-mineral.

[color-box]Rachmawati, Faidah. 2009. Biologi : untuk SMA/ MA Kelas XI Program IPA halaman 54. Jakarta: CV. Ricardo.
Sri Lestari, Endang.2009.Biologi 2 : Makhluk Hidup dan Lingkungannya Untuk SMA/MA Kelas XI halaman 91-92. Solo: CV Putra Nugraha.[/color-box]

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *