Tahapan Klasifikasi Makhluk Hidup

       

Tahapan Klasifikasi Makhluk Hidup – Klasifikasi yaitu tahapan dalam menempatkan makhluk hidup secara bersama-sama dalam beberapa kategori berdasarkan hal-hal yang mirip antara satu makhluk hidup dengan makhluk hidup yang lainnya. Meskipun hal tersebut terlihat sederhana, namun akan sulit dalam nenerapkannya. Untuk itu perlu kita ketahui mengenai tahapan dalam pengklasifikasian makhluk hidup.

Tahapan Klasifikasi Makhluk Hidup

Dalam pengklasifikasian makhluk hidup, tentu kita mengenal apa itu Binomial Nomenclature atau yang sering disebut sebagai tahapan dalam memberikan nama suatu makhluk hidup dengan dua nama latin. Untuk tahapan klasifikasi sendiri terdiri dari tiga tahapan yaitu, identifikasi (pencandraan) makhluk hidup, pengelompokan makhluk hidup, serta pemberian nama kelompok dari suatu makhluk hidup.

1. Identifikasi (Pencandraan) Makhluk Hidup

Identifikasi atau pencandraan ialah menentukan macam-macam persamaan apa saja yang paling penting. Salah satu dari pola klasifikasi yang pertama yaitu menempatkan semua jenis hewan yang hidup dalam habitat yang sama dalam satu kategori.

Untuk hal-hal yang harus diamati yaitu, morfologi, anatomi, fisiologi, kromosom, serta tingkah lakunya. Untuk dapat mengidentifikasi makhluk hidup yang baru saja ditemukan, tentunya kita memerlukan alat pembanding seperti gambar, spesimen (awetan hewan ataupun tumbuhan), kunci identifikasi (hewan ataupun tumbuhan yang sudah diketahui namanya). Kunci identifikasi sendiri sering juga disebut sebagai kunci determinasi.

Sebagai contoh, ikan, ikan paus, serta burung penguin diklasifikasikan sebagai makhluk hidup yang dapat berenang. Untuk jenis klasifikasi ini sering kali didasarkan pada prinsip makhluk hidup yang memiliki kemiripan organ analognya. Organ analog yaitu organ dari suatu makhluk hidup yang memiliki fungsi yang sama, walaupun bentuknya berbeda.

Baca juga: Metode klasifikasi makhluk hidup

2. Pengelompokan Makhluk Hidup

Setelah identifikasi atau pencandraan, tahapan selanjutnya untuk mengklasifikasikan makhluk hidup yaitu pengelompokan. Pengelompokan didasarkan atas identifikasi makhluk hidup dalam suatu kelompok yang sama. Makhluk hidup yang memiliki ciri-ciri yang sama dikelompokkan dalam bentuk tingkatan takson. Jenis pengelompokan dalam tingkatan takson diuraikan kurang lebih seperti urutan tingkatan dalam sistem klasifikasi, yaitu:

a. Pengelompokan yang membentuk takson genus terdiri dari dua atau lebih spesies dengan ciri-ciri tertentu.

b. Genus yang memiliki ciri-ciri tertentu tersebut di kelompokan dalam tingkatan takson famili.

c. Di atas Famili ada tingkatan ordo, tingkatan takson ordo terdiri atas beberapa famili dengan ciri tertentu.

d. Selanjutnya beberapa dari ordo dengan ciri-ciri tertentu dikelompokkan lagi sehingga terbentuklah takson kelas.

e. Tingkatan takson kelas dengan ciri-ciri tertentu pula dapat di kelompokan membentuk takson filum (untuk jenis hewan), serta tingkatan takson divisi (untuk jenis tumbuhan).

3. Pemberian Nama

Para ahli taksonomi yang telah melakukan penelitian terhadap berbagai jenis hewan maupun tumbuhan, mereka telah melakukan tahapan dalam klasifikasi dan akhirnya dapat memberikan nama terhadap suatu makhluk hidup. Untuk memudahkan dalam mencari nama dari suatu makhluk hidup yang baru dikenal, dapat menggunakan kunci determinasi.

Tahapan Klasifikasi Makhluk Hidup

Pemberian nama pada makhluk hidup memiliki tujuan sebagai jalan untuk mempermudah dalam mengenali suatu makhluk hidup, mempermudah dalam membedakan satu jenis makhluk hidup dengan makhluk hidup yang lainnya. Untuk sistem penamaan dari makhluk hidup sendiri ada berbagai sistem yang digunakan. Salah satunya yaitu sistem tata nama ganda (binomial nomenclature) dengan menggunakan bahasa latin.

Bahasa latin yang digunakan di dalam pemberian nama spesies dalam tingkatan takson karena bahasa latin merupakan bahasa yang universal pada waktu itu dan sampai sekarang. Kenyataan bahwa bahasa latin masih digunakan sampai sekarang karena bahasa latin tidak mengenal batas-batas politik. Nama-nama spesies bersifat tradisional tetapi dapat dikenal diseluruh dunia.

Apabila ada pertanyaan terkait tahapan klasifikasi makhluk hidup bisa ditulis di kotak komentar.

Daftar Pustaka
Sugiri, Nawangsari dan Siti Soetarmi. (Translator). (1999). Biology, Fifth Edition. Jakarta: Erlangga.

Desi Lestari

Gadis Jawa yang kini hidup di tanah Sunda. Lulus SMA di tahun 2016 dan melanjutkan pendidikan S1 Biologi di Universitas Siliwangi Tasikmalaya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *