Pengertian, Tujuan dan Manfaat Klasifikasi Makhluk Hidup

       

Segala macam bentuk kehidupan, serta fosil- fosil yang ditemukan bisa dijadikan sebagai petunjuk macam-macam organisme yang dulunya pernah hidup di muka bumi yang kemungkinan sekarang sudah punah. sehingga sangat penting bagi kita sekarang untuk mengetahui arti penting dari pengertian, tujuan dan manfaat klasifikasi makhluk hidup ini.

Pengertian Klasifikasi Makhluk Hidup

Makhluk hidup di alam semesta sangatlah beragam mulai dari makhluk hidup bersel satu sampai makhluk hidup tingkat tinggi. Masing-masing tingkatan tersebut memiliki ciri-ciri yang berbeda. Nah, berdasarkan ciri-ciri tertentu inilah yang kemudian dijadikan sebagai bahan untuk mengelompokkan makhluk hidup tersebut. Pengelompokan tersbut dikenal dengan nama klasifikasi. Sehingga dapat kita ambil pengertian bahwa klasifikasi adalah pengelompokan makhluk hidup dalam takson melalui pencarian keseragaman atau persamaan dalam keanekaragaman. Nah, dengan dibuatnya klasifikasi makhluk hidup ini, kita dapat menjadi semakin mudah dalam mempelajari makhluk hidup.

Arti Penting Klasifikasi Makhluk Hidup

Kehidupan yang terjadi di muka bumi telah diketahui dalam jumlah yang sangat luar biasa banyaknya. Setidaknya telah ditemukan berjuta-juta organisme hidup, yang tentunya data dari hasil penemuan tersebut setiap tahun jumlahnya semakin meningkat.

Seperti yang telah diketahui bahwa makhluk hidup di alam sangat beragam, mulai dari makhluk hidup bersel satu sampai makhluk hidup tingkat tinggi. Masing-masing dari makhluk hidup tersebut memiliki ciri-ciri yang berbeda. Sehingga dengan ciri-ciri tersebut dapat dijadikan patokan sebagai bahan untuk mengklasifikasikan makhluk hidup. Klasifikasi sendiri memiliki arti sebagai pengelompokkan makhluk hidup.

Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa klasifikasi makhluk hidup merupakan suatu pengelompokan makhluk hidup dalam tingkatan takson melalui pencarian keseragaman atau persamaan dalam tingkat keanekaragaman makhluk hidup. Sehingga akan memudahkan kita dalam mempelajari tingkatan makhluk hidup.

Tujuan serta Manfaat Klasifikasi Makhluk Hidup

Dengan banyaknya jumlah organisme makhluk hidup serta ciri-ciri umum yang hampir sama, maka sangat diperlukan adanya klasifikasi makhluk hidup untuk memudahkan kita dalam mencari suatu golongan makhluk hidup. Sehingga untuk itu perlu di golongkan berdasarkan ciri khusus dari masing-masing makhluk hidup sehingga ada penyederhanaan dari suatu objek studi.

Sebelum ilmu biologi ditetapkan sebagai dasar ilmiah yang dapat dipahami, maka dirasakan sangat perlu untuk mengatur jumlah organisme yang sangat banyak tersebut. Hal tersebut dilakukan dengan cara menempatkan berbagai bentuk kehidupan yang serupa ditempatkan dalam satu kelompok. Pada awal dari sistem klasifikasi dapat dicontohkan sebagai berikut, semua organisme yang memiliki pigmen dominan hijau serta tidak dapat berpindah tempat maka dapat dikelompokkan ke dalam dunia tumbuhan.

Pengertian, Tujuan dan Manfaat Klasifikasi Makhluk Hidup

Sedangkan organisme yang tidak berwarna hijau serta mampu bergerak akan dikelompokkan ke dalam dunia hewan. Beberapa organisme ada yang sulit untuk dikelompokkan ke dalam golongan hewan ataupun tumbuhan karena memiliki sifat yang mirip keduanya, seperti protista, ada protista mirip hewan serta ada juga protista mirip tumbuhan, sehingga dapat digolongkan lagi ke dalam dunia yang sesuai.

Untuk lebih memperjelas pemahaman kita mengenai tujuan dan manfaat dari klasifikasi makhluk hidup, simak penjelasan berikut:

1. Mempermudah bahan studi untuk dapat dipahami

2. Dapat menjelaskan ciri khusus maupun ciri umum dari makhluk hidup

3. Mempermudah dalam membedakan dari setiap jenis makhluk hidup.

4. Dapat mengetahui kekerabatan serta sejarah dari evolusi makhluk hidup tersebut.

5. Dapat mengetahui kekerabatan antar makhluk hidup.

Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Pada sekitar abad ke tujuh belas, masalah klasifikasi makhluk hidup semakin menyusahkan. Pada sekitar seratus tahun yang lalu, ahli botani dari Jerman yang bernama Haeckel menyarankan suatu pemecahan bagi bagi suatu keadaan yang membingungkan. Beliau menyampaikan pendapat untuk mendirikan dunia ketiga setelah dunia hewan dan tumbuhan yaitu Protista.

Dalam dunia protista, karena protista sendiri ada yang mirip dengan hewan dan ada pula yang mirip tumbuhan. Jadi yang digolongkan dalam dunia ini adalah mencakup organisme yang mirip dengan tumbuhan ataupun hewan saja. Sejak saat itu, menjadi jelas bahwa bakteri prokariotik dan jamur yang selnya tidak memiliki inti digolongkan lagi dalam dunia yang berbeda yaitu Monera.

Apabila ada pertanyaan terkait Pengertian, Tujuan dan Manfaat Klasifikasi Makhluk Hidup bisa ditulis di kotak komentar.

Daftar Pustaka
Sugiri, Nawangsari. Siti Soetarmi (translator). (1999). Biologi, Fifth Edition. Jakarta: Erlangga.
Anshori, Mochammad dan Djoko Martono.2009.Biologi 1 : Untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)-Madrasah Aliyah (MA) Kelas X.Bandung:Penerbit Acarya Media Utama.
Sulistyorini, Ari.2009.Biologi 1 : Untuk Sekolah menengah Atas/Madrasah Aliyah Kelas X.Jakarta:PT. Balai Pustaka.

Desi Lestari

Gadis Jawa yang kini hidup di tanah Sunda. Lulus SMA di tahun 2016 dan melanjutkan pendidikan S1 Biologi di Universitas Siliwangi Tasikmalaya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *