Metode Klasifikasi Makhluk Hidup

Aristoteles mengelompokan makhluk hidup menjadi dua yaitu hewan dan tumbuhan

Gambar. Aristoteles mengelompokan makhluk hidup menjadi dua yaitu hewan dan tumbuhan

Sebagian dari kita mungkin ada yang bertanya, apa yang menjadi dasar dalam mengklasifikasi makhluk hidup?. Nah, yang perlu kita ketahui yaitu dalam membuat klasifikasi makhluk hidup yang dilihat adalah kriterianya. Secara umum ada dua macam metode klasifikasi makhluk hidup yaitu metode empiris dan metode rasional. Untuk lebih jelasnya, bersama siswapedia kita akan membahas satu persatu.

A. Metode Empiris

Dalam metode empiris, klasifikasi makhluk hidup dilakukan berdasarkan persamaan alfabet. Nah, disini kita tidak melihat sifat, karakter, ciri khas atau hubungan antara makhluk hidup yang satu dengan makhluk hidup yang lain.

B. Metode Rasional

Metode rasional berbeda dengan metode empiris. Metode ini mengelompokan makhluk hidup berdasarkan ciri khas, sifat, karakter serta hubungan yang jelas antara makhluk hidup yang satu dengan makhluk hidup yang lain. Jadi metode ini akan menghasilkan data yang lebih lengkap dan spesifik.

Metode ini dapat dibedakan menjadi tiga sistem sebagai berikut:

1. Sistem praktis

Sistem praktis yaitu pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri yang berguna. Misalnya tanaman yang bisa digunakan untuk obat dikelompokan jadi satu atau hewan yang layak untuk dijadikan bahan makanan.

2. Sistem artifisial

Sistem artifisial yaitu pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri yang ditetapkan oleh peneliti sendiri. Misalnya dikelompokan berdasarkan habitatnya, bentuknya atau ukurannya. Slah satu yang menggunakan sistem ini adalah Aristoteles.

Aristoteles mengelompokan makhluk hidup menjadi dua yaitu hewan dan tumbuhan. Kemudian hewan juga dikelompokan menjadi 3 kelompok berdasarkan habitat dimana hewan tersebut hidup yaitu darat, air dan udara. Selain itu hewan juga dikelompokan berdasarkan warna darah yaitu hewan berdarah merah dan tidak berdarah. Selain itu, untuk tumbuhan, Aristoteles mengelompokkannya menjadi 3 golongan yaitu tumbuhan pohon, perdu dan tumbuhan semak. Dengan sistem ini, Aristoteles mampu mengenal kurang lebih 1.000 jenis makhluk hidup beserta struktur di dalamnya.

3. Sistem natural

Sistem natural yaitu pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan struktur tubuh eksternal (morfologi) dan struktur tubuh internal (anatomi). Carolus Linnaeus menggunakan sistem ini dimana ia menyatakan bahwa setiap tipe makhluk hidup mempunyai bentuk spesies yang berbeda. Dengan sistem ini, Linnaeus berhasil mengenal 10.000 jenis tanaman dan 4.000 jenis hewan.

4. Sistem modern

Sistem modern merupakan pengelompokan makhluk hidup berdasarkan taksonomi modern. Ini merupakan ide dari Linnaeus namun dalam perkembangan sejarahnya mengalami penyempurnaan sehingga diperoleh ciri-ciri sebagai berikut: persamaan struktur tubuh yang dapat dilihat dari luar atau dari dalam, menggunakan biokimia perbandingan dan berdasarkan genetika modern sehingga dapat diketahui hubungan kekerabatan antar makhluk.

Sulistyorini, Ari.2009.Biologi 1 : Untuk Sekolah menengah Atas/Madrasah Aliyah Kelas X.Jakarta:PT. Balai Pustaka.

Tim Siswapedia

Tim Siswapedia

"Kami mendukung pendidikan gratis di Indonesia"

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *