Olah Vokal, Olah Tubuh dan Olah Rasa Saat Liputan

       

Cara Latihan Olah Vokal, Olah Tubuh, dan Olah Rasa Saat Liputan Agar Minim Kesalahan

Tidak sembarang wartawan bisa melakukan liputan secara langsung. Kecuali bagi mereka yang memang sudah memiliki jam kerja yang tinggi.

Liputan secara langsung memang sulitnya bukan main. Selip lidah, sampai salah ngucap pun bisa jadi taruhannya.

Siaran secara langsung tidak ada proses cutting. Alhasil seorang wartawan harus menyampaikan liputannya tanpa ada kesalahan sama sekali.

Gambar. Dua mahasiswa sedang belajar melakukan peliputan secara langsung (Foto: siswapedia.com)

Nah agar wartawan bisa melakukan seperti itu, liputan tidak terdapat kesalahan. Maka wartawan tersebut perlu melatih olah vokal, olah tubuh, dan sekaligus olah rasa.

Ketiganya sangat berguna. Bisa menjadikan sarana untuk menyampaikan informasi wartawan tersebut jadi lebih lancar.

Lalu seperti apa kiat-kiatnya dalam mengasah olah vokal, olah tubuh dan olah rasa ?

Tenang, lewat artikel ini, saya akan memaparkan kiat-kiatnya.

1. Muka Singa, atau Lion Face

Untuk melepaskan otot-otot di wajah yang terasa kaku. Cobalah muka kalian diciutkan bersama-sama menyerupai muka singa.

Setelah muka diciutkan. Cobalah kalian sampaikan sepatah, dua patah Kalimat. Perhatikanlah intonasi, lakukanlah cara-cara tersebut hingga 5 kali.

2. Mengurut Rahang

Untuk melemaskan otot-otot yang terasa tegang. Cobalah urut pipi dari muka ke belakang, pada saat yang sama, rahang bawah di gerak-gerakan ke arah samping. Lakukanlah hingga sepuluh kali.

3. Melipat Lidah ke Arah Atas

Untuk melenturkan lidah. Cobalah lidah kalian lipat ke arah atas. Lidah harus menyentuh langit-langit mulut. Lakukanlah selama 15 detik.

4. Lipatlah Lidah ke Arah Bawah

Setelah melipat lidah ke arah langit-langit atas mulut. Berikutnya lipatlah lidah kalian ke barisan gigi bagian bawah. Lakukanlah selama 10 detik.

5. Getarkanlah Bibir Kalian atau Motorboat

Agar lidah bisa lentur, sekaligus melatih pernapasan agar tak mudah tersengal-sengal saat menyampaikan informasi. Cobalah tarik nafas dalam-dalam.

Setelah itu lakukanlah pembungkukan badan sambil mengeluarkan nafas melalui bibir. Ketika bibir bergetar, bibir akan terdengar seperti bunyi mesin motorboat.

Dan saat badan membungkuk, biarkanlah tangan tergantung lemas sambil menggoyangkan telapak tangan. Lakukanlah selama 10 detik.

6. Mengatupkan Gigi

Untuk melemaskan bagian otot-otot rahang. Gigi dikatupkan dengan kuat, sementara disaat yang sama kedua tangan mengepal dengan kuat.

Saat melakukannya, bibir kalian harus berada dalam posisi terbuka lebar. Lakukanlah kira-kira hingga 10 detik.

7. Latihan Leher

Untuk memperkuat otot-otot leher, dan bahu. Kaki harus direntangkan, tangan berada di pinggang, kemudian leher digerakkan ke arah kanan dan kiri tanpa berhenti di tengah. Lakukanlah kira-kira hingga 10 detik lamanya.

8. Pijatlah Tenggorokan

Untuk melenturkan tenggorokan dan pita suara. Cobalah tarik nafas kalian. Setelahnya, keluarkan secara perlahan-lahan sambil mengucapkan bunyi huru “A”.

Sementara itu, jari tangan memijat tenggorokan atau bagian leher bergerak ke atas, serta ke arah bawah. Lakukanlah hingga 15 detik lamanya.

9. Lakukanlah Sayap Malaikat, atau Anggel Wings

Untuk memperkuat otot bahu sekaligus memperlenturkanya. Kedua lengan kalian coba diluruskan ke arah depan dengan jari-jari saling terbuka.

Kemudian lengan di sorongkan ke arah depan bergantian dari arah kanan, dan arah kiri. Pada waktu lengan di sorongkan ke arah depan, jari-jari harus bergerak ke arah kanan-dan kiri juga.

Mirip seperti pada tarian kecak, asal pulau Bali. Perhatikanlah bagian pinggang, jangan sampai bagian pinggang ikut bergerak. Lakukanlah cara ini hingga 15 detik.

Begitulah langkah-langkah latihan olah tubuh, olah vokal, dan olah rasa. Jika pembaca ingin lancar saat melakukan siaran langsung. Cobalah lakukan secara rutin cara-cara seperti ini. Pasti hasilnya tokcer.

Lutfi Aminuddin

Lutfi Aminuddin merupakan kolumnis dibeberapa media lokal dan nasional. Tulisan Lutfi bisa dijumpai pada Harian Pemalang, Geotime, Hipmee, Pressiwa, Solopos, dan masih banyak yang lainya lagi. Lutfi telah mengeluarkan buku berjudul Negeri Bahagia Skandinavia tahun 2017 yang diterbitkan oleh penerbit Asrifa. Lutfi mengenyan Studi S1 nya di IAIN Purwokerto dengan Jurusan Ilmu Komunikasi Penyiaran Islam. Ia juga mengambil S1 di IAIN Surakarta pada jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *