Mengenal Besaran vektor

Mengenal Besaran vektor

Dalam ilmu fisika, kita akan dikenalkan dengan dua besaran yaitu besaran skalar dan besaran vektor. Besaran skalar merupakan besaran yang hanya memiliki nilai saja (tidak mempunyai arah), misalnya massa, waktu, kelajuan, jarak dsb.

Oleh karena besaran skalar hanya memiliki nilai saja, maka di dalam kehidupan sehari-hari tidak ada orang yang menyatakan “sekarang jam 12 wib ke arah barat” atau “beras ini massanya 1 kg ke selatan” atau kalimat sejenisnya. Melainkan orang akan menyatakan “sekarang jam 12 wib” atau “beras ini massanya 1 kg”. DIsini tidak ada orang mencantumkan arah dalam menjelaskan besaran skalar.

Tentu keadaaan ini berbeda ketika kita menyatakan sebuah besaran vektor. Besaran vektor merupakan besaran yang memiliki nilai dan arah misalnya perpindahan, kecepatan, percepatan, gaya dsb. Oleh karena memiliki arah, maka kita bisa menyatakan “gaya sebesar 5 N ini menarik benda ke arah barat” atau “mobil ini bergerak dengan kecepatan 50 km/jam ke arah timur. Disini selain kita mencantumkan nilainya, juga mencantumkan arahnya.

Bagaimana cara menuliskan sebuah besaran vektor?

Jika pada besaran skalar, penulisannya cukup menuliskan nilainya dan satuannya saja misalnya 10 kg, 5 jam, 10 °C dsb. Maka, pada besaran vektor penulisannya harus ada nilainya, satuannya dan tanda garis anak panah di atasnya. Bingung? Coba lihat di bawah ini.

Pada gambar di atas, sebuah benda bergerak dari titik A ke titik B dengan lintasan seperti yang digambarkan garis putus-putus bewarna merah. Perpindahannya sebesar 0,07 meter. Maka penulisan menjadi:

Bisa juga ditulis menggunakan huruf besar yang dibuat tebal dan miring menjadi AB. Sedangkan untuk menulis besarnya atau nilainya vektor digunakan tanda mutlak (||) atau huruf besar yang ditulis miring tanpa ditebalkan. Sehingga sesuai contoh di atas, maka akan menjadi |AB|=AB = 0,07 meter.

Contoh lainnya lagi, cermatilah gambar berikut ini.

Benda di atas bergerak dari titik B dan berhenti di titik A, maka penulisan vektornya menjadi

Bisa juga ditulis menggunakan huruf besar yang dibuat tebal dan miring menjadi BA. Sedangkan untuk menulis besarnya vektor digunakan tanda mutlak (||) atau huruf besar yang ditulis miring tanpa ditebalkan. Sehingga sesuai contoh di atas, maka akan menjadi |BA|=BA = 0,07 meter.

Yang perlu diingat dalam besaran vektor –seperti pada contoh di atas-, arah juga diperhitungkan sehingga penulisan AB itu tidak sama BA. Jika kita sampai salah menulis, maka akan timbul penafsiran yang berbeda. AB maksudnya berpindah dari titik A ke titik B sedangkan BA berpindah dari titik B ke titik A. Oleh karena itu, perhatikanlah dengan teliti arah anak panah yang menunjukan perpindahannya.

Apa perbedaan antara jarak dan perpindahan ?

Jarak itu merupakan besaran skalar sedangkan perpindahan merupakan besaran vektor. Pada contoh di atas, jarak yang ditempuh sebesar 0,14 meter sedangkan perpindahannya 0 meter. Perpindahan 0 meter artinya gak berpindah alias tetap di posisi semula.

Daftar Pustaka
Saripudin, Aip dkk. 2009. Praktis Belajar Fisika 1: untuk kelas X SMA/MA Program IPA. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
Widodo, Tri. 2009. Fisika: untuk SMA dan MA kelas X. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Tim Siswapedia

Tim Siswapedia

"Kami mendukung pendidikan gratis di Indonesia"

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *