Macam-Macam Hewan Vertebrata

       

Macam-Macam Hewan Vertebrata – Berbicara mengenai dunia hewan yang sangat luas ini, ilmuwan melakukan klasifikasi berdasarkan kepemilikan tulang belakang sehingga menghasilkan dua penggolongan yaitu hewan vertebrata dan invertebrata. Apa itu? nah, di halaman ini kita akan membahas tentang hewan vertebrata sedangkan untuk hewan invertebrata akan kita bahas di halaman lain.

Apa itu hewan vertebrata?

Hewan vertebrata atau dalam bahasa latinnya disebut “vertebrae” merupakan hewan yang memiliki tulang belakang. Apa itu tulang belakang? tulang belakang merupakan tulang yang beruas-ruas dimana panjangnya dari leher hingga ke ekor. Tulang ini terletak di daerah punggung dimana di dalamnya terdapat sumsum yang termasuk ke dalam susunan saraf pusat.

Orang utan merupakan hewan vertebrata kelompok mamalia

Gambar. Orang utan merupakan hewan vertebrata kelompok mamalia (Foto: www.worldwildlife.org)

Macam-Macam Hewan vertebrata mencakup lima kelompok yaitu Ikan (Pisces), Amfibi (Amphibia), Hewan Melata (Reptilia), Burung (Aves) dan Hewan Menyusui (Mamalia).

1. Ikan (Pisces)

Ikan merupakan salah satu jenis hewan yang sering kita konsumsi sehari-hari. Hewan ini hidup di air baik itu diperairan tawar atau perairan asin dimana alat pernapasan utamanya yaitu insang yang berguna mengambil oksigen yang terlarut di dalam air. Ikan memiliki bentuk yang ramping dengan dilengkapi sirip sehingga memudahkannya bergerak di dalam air.

Pada tubuh bagian luarnya terdapat sisik dan lendir. Ikan berkembang biak dengan cara bertelur dan pembuahannya terjadi di luar tubuh. Oleh karena jantungya hanya memiliki satu ventrikel, maka hewan ini termasuk hewan berdarah dingin dimana suhu tubuhnya dapat berubah-ubah tergantung pada suhu lingkungannya.

Jenis ikan sangatlah banyak namun dapat kita bagi menjadi tiga kelas yaitu:

a. Kelas Agnatha

Ikan kelas Agnatha merupakan ikan yang tidak memiliki rahang. Agnatha berasal dari bahasa Yunani yaitu “a” yang berarti tidak dan “gnathos” berarti rahang. Selain tidak memiliki rahang, ikan kelas Agnatha memiliki beberapa ciri lainnya antara lain hanya memiliki sirip tunggal, rangka dalam tubuhnya hanya tersusun atas tulang rawan dan jantungya hanya memiliki satu ventrikel. Ikan kelas ini misalnya ikan lamprey (Petromyzon sp.).

b. Kelas Condrichthyes

Condrichthyes berasal dari bahasa Yunani yakni “condros” yang artinya tulang rawan sedangkan “ichthyes” yang berarti ikan. Dari kata tersebut, maka dapat diketahui bahwa ikan kelas ini memiliki tulang rawan, mulut, lubang hidung berbentuk ventral, celah pharyngeal berjumlah luma buah atau lebih serta jantungnya memiliki satu ventrikel. Contoh ikan jenis ini antara lain ikan hiu dan ikan pari.

c. Kelas Osteichthyes

Osteichthyes berasal dari bahasa Yunani yakni “osteon” yang berati tulang dan “ichthyes” yang berarti ikan. Ciri ikan kelas ini antara lain memiliki tulang keras, mulut, lubang hidung ventral, jantungnya memiliki satu ventrikel dan celah-celah pharyngeal tertutup sehingga tidak bisa dilihat dari luar. Misalnya ikan lele dan ikan gurami.

2. Amfibi (Amphibia)

Hewan amfibi merupakan hewan yang bisa hidup di darat maupun di dalam air, misalnya katak. Katak memiliki rongga mulut, paru-paru serta kulit yang tidak bersisik dan dilapisi lendir. Jantung katak hanya memiliki satu ventrikel, katak berkembangbiak dengan cara bertelur dengan proses pembuahannya di luar.

Telur katak memiliki kulit cangkang yang tipis, itulah sebabnya ketika bertelur ia meletakan telurnya ditempat yang becek atau di dalam air. Telur katak yang menetas akan menghasilkan berudu yang pada usia ini masih bernafas menggunakan insang. Saat sudah tumbuh dewasa, katak akan hidup di darat dan bernafas menggunakan paru-paru. Bila kulitnya mengering, katak akan mencari air untuk membasahi kulitnya.

3. Hewan Melata (Reptilia)

Reptilia berasal dari bahasa latin yaitu “repere” yang berarti melata. Kulit hewan reptil memiliki sisik, hidup di darat dan di air serta berjalan dengan melata atau merayap. Hewan reptil berkembangbiak dengan cara bertelur. Contoh hewan reptil antara lain ular, biawak, penyu, buaya, kadal dan sebagainya.

4. Burung (Aves)

Burung merupakan hewan yang hidup di darat, tubunya ditumbuhi bulu, memiliki sayap yang berguna untuk terbang dan mengatur suhu tubuh serta mampu berjalan dengan kedua kakinya. Alat pernapasan pada burung yaitu berupa paru-paru. Jantung burung memiliki empat ruangan sempurna yang berupa dua serambi dan dua bilik (Baca juga: Alat Pernapasan Pada Burung atau Aves ). Yang termasuk burung misalnya burung garuda, burung rajawali, burung gagak, pinguin, burung hantu, burung merpati dan sebagainya.

5. Hewan Menyusui (Mamalia)

Mamalia berasal dari bahasa latin yakni “mammae” yang berarti buah dada. Hewan mamalia memiliki payudara dan sebagian spesies ada yang hidup di darat dan di dalam air. Hewan mamalia memiliki kulit dan bulu halus dimana di dalam kulitnya terdapat banyak kalenjar seperti kalenjar lemak, kalenjar susu, kalenjar keringat dan sebagainya. Contoh hewan mamalia antara lain ikan paus, kuda, sapi, lumba-lumba, ikan pesut, kucing dll.

Nah, setelah membahas tentang macam-macam hewan vertebrata ,maka Anda dapat pula membaca artikel sejenis berjudul Ciri-Ciri Animalia.

[color-box]Kistinah, Indun dkk.2009. Biologi 1 : Makhluk Hidup dan Lingkungannya Untuk SMA/MA Kelas X.Surakarta:CV. Putra Nugraha.[/color-box]

Tim Siswapedia

Siswapedia.com merupakan situs yang dibuat untuk menyediakan informasi pendidikan dan pengetahuan umum berbahasa Indonesia.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *