Litosfer dan Batuan Pembentuk Litosfer

       

Pembahasan awal di Bab 6 ini yaitu tentang litosfer dan batuan pembentuk litosfer. Ini merupakan kelanjutan dari pembahasan sebelumnya yaitu tentang Teori Lempeng Tektonik. Nah, agar lebih jelas, di halaman ini kita bagi menjadi tiga pokok pembahasan yaitu pengertian litosfer, material pembentuk litosfer dan manfaan litosfer.

A. Pengertian Litosfer

Lapisan kerak bumi atau litosfer

Gambar. Lapisan kerak bumi atau litosfer

Secara harfiah, litosfer berasal dari kata “lithos” yang artinya batuan dan “sphere” artinya lapisan. Maka, dengan demikian pengertian litosfer adalah lapisan bumi yang paling luar atau yang disebut dengan kulit atau kerak bumi.

Nah, di lapisan litosfer terdapat banyak bebatuan diantaranya pasir, batu kapur, abu vulkanis, tanah liat, batu garam dll.

Jika dilihat dari seluruh ukuran bumi, maka lapisan litosfer merupakan lapisan yang sangat tipis. Lapisan ini memiliki ketebalan berbeda-beda. Untuk lapisan litosfer yang berada di bawah samudra memiliki ketebalan 5-7 km segangkan untuk lapisan di bawah benua memiliki ketebalam 30-80 km.

B. Material Pembentuk Kerak Bumi (Litosfer)

Kerak bumi dapat kita golongkan menjadi dua macam yaitu kerak samudra dan kerak benua. Kerak benua lebih tebal daripada kerak samudra, selain itu kerak benua juga memiliki beragam material pembentuk seperti batu-batuan granit pada lapisan atas dan batuan basal pada lapisan bawah.

Kerak samudra bagian atas tersusun dari material sedimen yang memiliki tebal hingga 800 meter. Kerak samudra juga relatif lebih muda karena terbentuk dalam waktu kurang dari 200 juta tahun. Berbeda dengan kerak benua yang terbentuk dalam waktu 3,8 milyar tahun.

Kerak benua berada rata-rata 850 meter di atas permukaan laut sedangkan kerak samudra berada rata-rata 3.800 meter di bawah permukaan laut. Tersusun atas material granit yang ringan membuat kerak benua dapat menjulang ke atas, lain halnya kerak samudra yang tersusun atas batuan basal yang berat.

C. Manfaat Kerak Bumi

Setelah sebelumnya kita membahas litosfer dan batuan pembentuk litosfer, maka poin pembahasan terakhir adalah manfaat kerak bumi atau listosfer. Seperti yang telah kita ketahui bahwa kerak Bumi terdiri dari sekitar 3.000 mineral. Nah, mineral-mineral tersebut dapat kita temukan dalam tiga jenis batuan yakni: batuan beku, endapan dan malihan atau terkadang berupa longgokan mineral.

a) Batuan Beku

Batuan beku terbentuk dari magma yang mendingin dan menjadi keras. Batuan jenis ini terbentuk di sepanjang tepi lempeng dan pada daerah panas yang menghasilkan magma.

b) Batuan Endapan (Sedimen)

Batuan endapan berasal dari batuan beku yang muncul ke permukaan bumi. Oleh karena adanya tenaga dari air maupun angin lalu batuan tersebut menjadi berukuran kecil yang kemudian terendapkan di dasar samudra sampai mengeras sehingga membentuk batuan.

c) Batuan Malihan (Metamorf)

Jenis batuan ini terbentuk karena adanya tekanan dan suhu yang tinggi yang mampu meremukan dan memampatkan batuan yang sudah ada sebelumnya dari jenis batuan beku maupun batuan endapan.

Nah, setelah mempelajari litosfer dan batuan pembentuk litosfer, maka muncul pertanyaan lanjutan yaitu gerangan apa yang menyebabkan adanya aneka bentuk di litosfer?, bentuk litosfer bisa berupa pegunungan, lembah dan sebagainya. Untuk menjawab ini kita akan bahas diartikel berjudul Macam-Macam Gerak Tektonisme dan Dampaknya.

[color-box] Anjayani,Eni.2009.Geografi: Untuk Kelas X SMA/MA.Jakarta:PT. Cempaka Putih.
Rahayu,Saptanti,dkk.2009.Nuansa Geografi 1: untuk SMA / MA Kelas X. Surakarta: PT. Widya Duta Grafika.[/color-box]

Tim Siswapedia

Siswapedia.com merupakan situs yang dibuat untuk menyediakan informasi pendidikan dan pengetahuan umum berbahasa Indonesia.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *