Proses Inovasi dan jenis-jenis inovasi

       

Bagaimana tahapan dari sebuah proses inovasi dan jenis-jenis inovasi itu?

Untuk menjawab pertanyaan tentang proses inovasi dan jenis-jenis inovasi akan kita bahas pada halaman ini kemudian kita tambah dengan contoh kreativitas dan inovasi dalam kegiatan ekonomi sehingga kita bagi menjadi tiga pembahasan pokok.

A. Bagaimana tahapan sebuah proses inovasi itu berjalan

Merujuk pada tulisan sebelumnya tentang pengertian kreativitas dan inovatif, berbicara terkait inovasi pasti berhubungan dengan penemuan atau pembuatan yang baru terkait teknologi.

Suatu penemuan yang baru pasti melewati sebuah proses baik itu proses yang singkat (bahkan ada yang terkesan kebetulan) maupun sebuah proses yang panjang dimana melibatkan sebuah penelitian yang dilakukan dengan matang baik itu dilakukan oleh seseorang individu atau melibatkan serangkaian individu.

Akan tetapi setidaknya ada dua tahapan khusus yang dilewati, yaitu discovery dan invention :

1. Discovery dimaknai sebagai penemuan unsur-unsur kebudayaan baru yang sebenarnya unsur yang ditemukan itu sudah ada, baik itu berupa ide yang baru atau alat yang baru yang dihasilkan oleh seseorang atau rangkaian beberapa orang dari suatu masyarakat.

Misalnya penemuan Benua Australia, Benua Amerika, jenis hewan baru, planet baru dsb. Semuanya sebenarnya sudah ada namun baru ditemukan oleh si penemu.

2. Invention dimaknai sebagai penciptaan sesuatu yang baru (benar-banar baru atau belum ada sebelumnya). Penciptaan ini bisa berasal dari proses perbaikan dan penyempurnaan terhadap sesuatu yang sudah ada. Penemuan baru dalam tahap invention betul-betul sudah bisa digunakan oleh masyarakat.

Misalnya jual-beli online. Pada jual-beli online, proses jual belinya sudah ada dari dulu namun alat perantara yaitu berupa koneksi internet, website dan perangkat pendukungnya merupakan sesuatu yang benar-benar baru.

B. Jenis-jenis inovasi atau macam-macam inovasi

Dikutib dari buku Ilmu Pengetahuan Sosial karya Budi Sanjaya dkk, bahwa Robertson menggolongkan inovasi dalam tiga macam dimana penggolongan ini didasarkan atas dampak inovasi terhadap perilaku dalam struktur sosial yang digunakan dalam pemasaran, yaitu:

1. Inovasi terus menerus berupa modifikasi terhadap sesuatu yang sudah ada. Inovasi ini tak jarang justru membingungkan konsumen. Misalnya motor matic Honda, ada keluaran model Beat terus keluar lagi Vario. Itupun ada vario dan vario new injeksi, beat dan beat new. Belum lagi muncul Scoopy (Scoopy sporty, scoopy stylish, scoopy playful). Ada juga Honda matic SH150i, Honda matic Gracia. Bingung kan?

2. Inovasi terus menerus berupa pembuatan produk yang baru atau merubah produk yang sudah ada namun tidak merubah pola perilaku yang sudah mapan di mata konsumen. Misalnya: membuat kemasang baru pada alat kosmetik agar lebih menarik.

Alat kosmetik dikemas itu merupakan pola lama yang sudah mapan (sudah lumrah atau hal biasa –masak iya ada alat kosmetik gak dikemas?-). Nah, perubahannya ada di kemasannya (bentuk kemasan, desain, warna dsb).

3. Inovasi terus menerus yaitu penciptaan produk yang baru dan tidak ada kaitannya dengan produk lama. Misalnya: penciptaan komputer, penciptaan bilangan biner, penciptaan AC atau lemari es dsb.

Setelah membahas tahapan proses inovasi dan jenis-jenis inovasi lalu apa saja contohnya dalam bidang ekonomi?

kreativitas dan inovasi dalam kegiatan ekonomi contohnya membuat berbagai model jam tangan

Gambar. kreativitas dan inovasi dalam kegiatan ekonomi contohnya membuat berbagai model jam tangan (Foto: siswapedia)

C. Contoh kreativitas dan inovasi dalam kegiatan ekonomi di masyarakat

Meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam kegiatan ekonomi itu sebuah keharusan. Selain untuk meningkatkan keuntungan dan daya saing juga memberikan sesuatu yang lebih baik kepada konsumen. Dalam skala sosial, maka akan memberikan masa depan yang baik bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Contoh kreativitas dan inovasi dalam kegiatan ekonomi misalnya:

Dari posisi sebagai pedagang atau produsen, misalnya:

a. Menawarkan barang baru,

b. Memberikan diskon pada saat momen-momen tertentu,

c. Memberikan kontak servis dan layanan aduan konsumen bebas pulsa,

d. Menawarkan layanan pesan antar atau gratis ongkos kirim,

e. Memiliki barang yang mempunyai ciri khas tersendiri, misalnya rasa, bentuk, kualitas dsb,

f. Membuat barang yang disesuikan dengan kemampuan pembeli,

g. Meneliti perilaku konsumen sehingga pedagang bisa mengerti barang dan jasa apa saja yang paling banyak dibutuhkan,

h. Melakukan pengumpulan barang disesuaikan dengan permintaan pasar,

i. Menjamin barang yang diterima konsumen tidak cacat atau rusak. Boleh diganti bila rusak dsb.

Contoh kreativitas dan inovasi dalam kegiatan ekonomi di kehidupan sehari-hari banyak sekali. Bisa panjang sekali bila harus ditulis. Nah, yang terpenting pada halaman ini kita bisa memahami proses inovasi dan jenis-jenis inovasi yang ada dikehidupan kita.

loading...

Tim Siswapedia

Siswapedia.com merupakan situs yang dibuat untuk menyediakan informasi pendidikan dan pengetahuan umum berbahasa Indonesia.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *