Proses dan Macam-Macam Siklus Daur Air

  • Whatsapp
Proses dan Macam-Macam Siklus Daur Air
Proses dan Macam-Macam Siklus Daur Air

Proses dan Macam-Macam Siklus Daur Air – Salah satu kebutuhan primer makhluk hidup untuk menunjang kehidupannya adalah air. Air sendiri dengan sangat mudah dapat datang dan pergi karena adanya perbedaan musim.

Untuk lebih memahami konsep dari daur Air ini dapat Anda simak dalam artikel berikut.

Proses dan Macam-Macam Siklus Daur Air

Pengertian Siklus Air atau Siklus Hidrologi

Daur air merupakan sirkulasi air yang berasal dari atmosfer ke bumi kemudian air tersebut kembali lagi ke atmosfer, siklus ini disebut juga dengan siklus hidrologi yang mana di dalamnya terdapat berbagai tahapan yaitu kondensasi, presipitasi, kemudian evaporasi serta transpirasi.

Seperti apa yang telah Anda ketahui bahwa bumi merupakan sebuah planet yang mana permukaannya tersusun atas daratan dan lautan yang mana apabila dilihat dari jauh akan terlihat bahwa lautan lebih luas dibanding dengan daratan.

Untuk sumber air yang berada di muka bumi ini sangat beragam, seperti sumber mata air, sungai, Samudra, serta danau. Sehingga bukan hal ini menjadi penting untuk dipelajari.

Baca juga: Macam-macam rawa

Skema Proses Daur Air

1. Proses Penguapan (Evaporasi atau Transpirasi)

Proses ini merupakan suatu keadaan yang mana keadaan air di darat, sungai, laut, tanaman serta yang lainnya menguap ke angkasa sehingga berubah menjadi awan. Kemudian uap air tersebut akan turun kembali dalam bentuk hujan, es, ataupun salju apabila uap air tersebut dalam keadaan jenuh.

2. Proses Kondensasi atau Pengembunan

Proses ini merupakan suatu proses di mana benda akan berubah wujud menjadi bentuk yang lebih padat seperti uap berubah menjadi cairan yang mana cairan yang dihasilkan dari proses kondensasi disebut dengan kondensat.

Baca juga: Macam-macam laut

3.  Evapotranspirasi

Proses ini merupakan suatu gabungan dari proses evaporasi dengan transpirasi yang mana dalam proses ini juga sering juga disebut pentotalan penguapan pada permukaan bumi.

4. Proses Sublimasi

Proses sublimasi merupakan suatu proses yang mana es akan berubah menjadi uap air yang mana awalnya memang bukan suatu bentuk yang cair. Namun proses sublimasi akan terjadi di puncak gunung ataupun kutub karena sumber utama dari sublimasi.

5. Kondensasi

Kondensasi adalah suatu keadaan di mana proses perubahan air menjadi bentuk partikel es sehingga partikel tersebut akan membentuk awan yang tebal. Dalam proses ini, air yang menguap selanjutnya disebut pada ketinggian tertentu.

6. Adveksi atau perpindahan

Adalah suatu proses atau latar belakang.

7. Presipitasi

Merupakan suatu proses di mana awan yang sangat hitam jauh menjadi hujan. Hujan dalam proses ini turun sebab adanya pengaruh keadaan yang panas maupun perubahan suhu yang tiba-tiba. Apabila suhu bahan Anda bentar.

8. Run Off atau Limpahan Hujan

Proses ini meripungan proses adanya aliran air hujan ke sungai, laut, samudra, danau, dan sebagainya. Perlu Anda ingat juga bahwa air memiliki sifat yang tidak dimiliki oleh pihak cowo yang lain. Seperti dapat bertambah tempat dari gelas.

9. Proses Infiltrasi

Proses ini merupakan tahapan terakhir dari proses siklus air yang mana akan terjadi setelah hujan, namun pada berbagai kegiatan seperti limpasan. Air hasil infiltrasi ini selanjutnya akan turun merembes ke bagian bawah serta menjadi air tanah.

Baca juga: Morfologi laut

Macam-Macam Siklus Air atau Hidrologi

1.Siklus Air Pendek

Merupakan sebuah siklus yang mana air laut dapat menguap sebab adanya panas matahari. Terjadinya kondensasi ini seperti pengajian ibu-ibu, serta turunnya hujan.

2. Siklus Air Sedang

Merupakan sebuah siklus di mana air laut menguap menjadi uap gas sama halnya dengan seperti terjadinya proses evaporasi.

3. Siklus Panjang

Disebut juga dengan siklus besar, merupakan air laut yang menguap menjadi gas sebab panas sinar matahari.

Nah, selain artikel Proses dan Macam-Macam Siklus Daur Air di atas kamu bisa juga membaca artikel dengan judul Siklus hidrologi atau siklus air

Daftar Pustaka

Campbell. (2012). Biologi Jilid 1 Edisi Kedelapan. Jakarta: Erlangga.

Suharsono dan Popo Mustofa K. (2017). Biologi Umum. Tasikmalaya: LPPM Universitas Siliwangi.

Apa artikel di atas bermanfaat?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Penilaian rata-rata 0 / 5. Jumlah suara: 0

Artikel ini belum dinilai! Jadilah yang pertama memberi peringkat pada artikel ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *