Potensi Desa dan Mata Pencaharian Penduduknya

       

Sebelum mempelajari lebih jauh tentang potensi desa dan mata pencaharian penduduknya mungkin diantara kita ada yang masih bingung tentang -apa yang dimaksud dengan potensi desa?-. Nah, potensi desa merupakan suatu kemampuan yang dimiliki oleh sebuah desa yang memungkinkan untuk dikembangkan (Baca Juga: Pengertian dan Ciri-Ciri Desa).

Desa yang terletak di pinggir pantai dapat menjadi desa nelayan

Gambar. Desa yang terletak di pinggir pantai dapat menjadi desa nelayan

Perlu kita pahami bahwa setiap desa itu memiliki masalah dan potensi yang berbeda-beda. Sebuah masalah bisa saja membuat sebuah desa menjadi tidak mengalami kemajuan yang signifikan, misalnya desa yang kekurangan air atau tanahnya yang tidak subur, nah ini tentu saja akan menghambat kemajuan desa tersebut terutama di bidang pertanian. Disebabkan oleh masalah-masalah seperti inilah yang kemudian membuat realita pembangunan atau kemajuan sebuah desa bisa berbeda sehingga ada yang desanya maju, ada pula yang terbelakang bahkan hidup tidak menetap sebagai sebuah desa melainkan hidup berpindah-pindah.

Nah, disini sekarang kita jadi tahu bahwa masalah sebuah desa itu dapat menghambat kemajuan atau perkembangan sebuah desa itu sendiri. Oleh karena itu diperlukanlah pemanfaatan potensi desa secara optimal. Potensi desa dpat kita bedakan menjadi dua yakni potensi fisik dan non fisik.

A. Potensi Fisik

a. Manusia merupakan sumber daya alam yang perannya sebagai pelaku pembangunan. Jadi disini kemampuan manusia (penduduk) bisa dikatakan sebagai pemeran utama dalam mengolah apa yang tersedia dalam desa tersebut untuk bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup (Baca Juga: Sumber Daya Alam).

b. Persediaan air di pedesaan dapat dimanfaatkan sebagai pengairan di persawahan atau untuk perikanan.

c. Kondisi tanah di sebuah pedesaan sangatlah penting. Bukan hanya sebagai lahan bangunan saja melainkan bisa dimanfaatkan sebagai media dalam pertanian, perikanan maupun peternakan.

d. Iklim bermanfaat sebagai penentu dalam penanaman tanaman sehingga dalam satu desa bisa menghasilkan berbagai macam tanaman.

e. Angin dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik tenaga angin bagi desa yang memiliki kecepatan angin yang besar.

B. Potensi Nonfisik

Nah potensi nonfisik lebih dipengaruhi oleh hal-hal teknis seperti aparatur desa, lembaga pendidikan, budaya gotong-royong, lembaga sosial dll (Baca juga: Unsur-Unsur Desa).

Adanya keberagaman potensi desa tentu saja membawa dampak yang baik dimana akan tercipta berbagai macam mata pencaharian yang tentunya menghasilkan produk-produk yang beraneka macam pula. Nah, mata pencaharian penduduk desa bisa menjadi berbagai macam antara lain:

a. Desa yang subur pertanahannya dapat menjadi desa agraris yang menghasilkan produk-produk dari hasil pertanian dan perkebunan.

b. Desa industri dapat tercipta bila masyarakat penduduknya mampu memanfaatkan potensi desa untuk dibuat menjadi sebuah produk yang nantinya bisa dijual. Di desa ini, industri-industri kecil akan muncul.

c. Nah, bagi desa yang bertempat di pinggir pantai, masyarakatnya dapat memanfaatkan potensi laut sebagai mata pencaharian sehingga menjadi sebuah desa nelayan.

[color-box]Endarto, Danang.2009.Geografi 3 untuk SMA/MA Kelas XII.Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
Utoyo, Bambang.2009.Geografi 3 Membuka Cakrawala Dunia : untuk Kelas XII Sekolah Menengah Atas / Madrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Sosial.Jakarta:PT. Setia Purna Inves.[/color-box]

Tim Siswapedia

Siswapedia.com merupakan situs yang dibuat untuk menyediakan informasi pendidikan dan pengetahuan umum berbahasa Indonesia.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *