Para Filosof dari Athena

Aristoteles, adalah seorang filsuf Yunani, murid dari Plato dan guru dari Alexander yang Agung

Gambar. Aristoteles, adalah seorang filsuf Yunani, murid dari Plato dan guru dari Alexander yang Agung (biografi-tokoh.com)

Polis Athena banyak sekali menghasilkan filosof yang ilmunya atau pemikirannya banyak mempengaruhi perkembangan hidup manusia meski tidak semua pemikiran para filosof itu benar. Para filosof tersebut antara lain:

a. Tahles. Filosof ini terkenal sebagai ahli matematika dan ilmu astronomi. Thales terkenal berkat perhitungannya tentang gerhana, ia juga dapat menghitung ketinggian sebuah piramida serta menghitung bayangannya. Selain itu, Thales juga berpendapat bahwa bumi ini berasal dari air.

b. Anaximander. Ia berpendapat bahwa segala apa yang ada di dunia ini berasal dari sebuah bahan tunggal yang bukan air. Selain itu, Anaximander juga berpendapat bahwa bumi itu seperti silinder yang memiliki ukuran lebih kecil daripada matahari.

c. Anaximenes. Ia berpendapat bahwa bahan pembentuk alam adalah udara.

d. Pytagoras. Ia terkenal sebagai ahli dibidang matematika, Ia percaya bahwa segala sesuatu itu pada aturannya akan menurut pada bilangan tertentu. Sehubungan dengan hal ini, Pytagoras juga berpendapat bahwa melalui pengetahuan tentang bilangan, maka kita akan memahami tentang sebuah kenyataan.

e. Heraclitus. Ia merupakan seorang filosof yang mengembangkan pemikiran tentang logika.

f. Parmenindes. Ia terkenal dengan pemikiran tentang pentingnya logika dalam mengembangkan ilmu pengetahuan.

g. Hippocartus. Ia merupakan seorang filosof yang ahli dalam bidang ilmu kedokteran.

h. Socrates. Ia mengajarkan kepada murid-muridnya bahwasannya manusia dan lingkungannya merupakan subjek untuk mendapatkan pengetahuan tentang suatu kebenaran.

i. Plato. Ia mengemukakan pendapat bahwa orang akan bisa berperilaku baik jika ia telah mempunyai sebuah persepsi tentang perilaku apa yang disebut sebagai baik dan jahat. Selain itu ia juga berpendapat bahwa sumber kekuasaan adalah sebuah pengetahuan.

j. Aristoteles. Filosof yang satu ini mengembangkan ajaran tentang politik dan etika. Menurut Ia pada dasarnya setiap manusia itu memiliki hak sama yang harus diakui. Menurut Aristoteles sebuah kebahagiaan merupakan terpenuhinya semua kebutuhan kita. Selain itu, di bidang logika, Aristoteles mengembangkan faham silogisme.

Lahirnya para filosof-filosof di Yunani disebabkan oleh beberapa faktor, dantara lain adalah sebagai berikut:

1. Wilayah Yunani yang tidak subur menyebabkan masyarakatnya dituntut untuk berfikir lebih banyak agar bisa memenuhi kebutuhan hidup.

2. Adanya hubungan internasional dengan bangsa lain sehingga memudahkan terjadinya pertukaran ilmu pengetahuan.

3. Pada dasarnya, masyarakat Yunani sangat menjunjung tinggi pemikiran yang rasional. Hal ini didukung dengan adanya situasi dan kondisi yang memungkinkan (otonomi kemerdekaan, kemakmuran di bidang ekonomi dll) sehingga masyarakatnya bisa berkonsentrasi lebih.

4. Masyarakat Yunani selalu terlibat secara aktif dalam persoalan-persoalan hukum, politik, ekonomi dan sosial. Keadaan ini memicu rangsangan untuk memikirkan solusi dalam memecahkan masalah.

[color-box]Taranasema.2009.Memahami Sejarah.Bandung:CV Armico. [/color-box]

Tim Siswapedia

Tim Siswapedia

"Kami mendukung pendidikan gratis di Indonesia"

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *