Macam-Macam Aspek Geografi dan Contohnya

       

Aspek Geografi – Setelah kita mempelajari tentang sejarah geografi, konsep geografi serta prinsip-prinsip geografi, kita dapat mengetahui bahwa geografi bukanlah ilmu pengetahuan yang sederhana. Ruang lingkup geografi sangatlah luas dimana menyangkut semua gejala (gejala alam dan gejala sosial) dan fenomena yang ada di geosfer, baik meliputi penganalisaan penyebarannya, interelasinya (hubungannya) dan interaksinya.

Objek kajian yang luas ini tentu akan mengakibatkan kesulitan dalam mempelajarinya. Untuk itu dilakukan penggolongan berdasarkan aspek-aspek geografinya yakni 1) aspek ekonomi, 2) aspek topologi, 3) aspek nonbiotik, 4) aspek biotik, 5) aspek sosial, 6) aspek budaya dan 7) aspek politik.

1. Aspek Ekonomi

Aspek ekonomi meliputi unsur perkebunan, pertambangan, pertanian, peternakan, perikanan, pasar dan transportasi.

2. Aspek Topologi

Aspek topologi meliputi unsur luas, batasan suatu wilayah, letak dan morfologi suatu wilayah.

3. Aspek Nonbiotik

Aspek nonbiotik meliputi unsur pertanahan, unsur-unsur iklim dan unsur hidrologi.

4. Aspek Biotik

Aspek biotik meliputi unsur tumbuh-tumbuhan, hewan dan manusia.

5. Aspek Sosial

Aspek sosial meliputi unsur lembaga sosial masyarakat, komunitas, adat istiadat dan tradisi.

6. Aspek Budaya

Aspek budaya meliputi unsur kesenian, bahasa, agama dan pendidikan.

7. Aspek Politik

Aspek poitik meliputi unsur-unsur pemerintahan dan partai.

Komponen lingkungan geografi terdiri dari lingkungan fisikal dan nonfisik. Lingkungan fisikal berarti hanya membahas unsur-unsur geosfer yang bersifat fisik yaitu meliputi tanah, air dan iklim dengan segala proses alamiahnya sedangkan lingkungan nonfisik akan membahas tentang manusia dengan berbagai gejalanya sebagai objek studi pokok, seperti aspek kependudukan, aktivitas ekonomi, aspek sosial, aspek budaya dan aspek politiknya.

Lingkungan fisikal meliputi beberapa aspek geografi fisik yaitu aspek biotik, nonbioti dan topologi sedangkan lingkungan nonfisik meliputi beberapa aspek geografi nonfisik yaitu politik, sosial, budaya dan ekonomi. Semua komponen lingkungan geografi ini baik lingkungan fisikal dan nonfisik sangat mempengaruhi bentuk kehidupan manusia di bumi dan keduanya bukan terpisah melainkan saling berhubungan antara satu dengan lainnya. Misalnya kegiatan ekonomi masyarakat di daerah pedesaan pada umumnya adalah bertani, hal ini dikarenakan adanya lahan pertanian yang masih alami dan tersedia banyak debit air.

Ilmu-ilmu yang menunjang lingkungan geografi fisik yakni sebagai berikut:

a. Meteorologi dan Klimatologi, mempelajari gejala cuaca dan iklim.

b. Oseanografi, mempelajari eksplorasi mengenai lautan (termasuk dengan yang terkandung di dalamnya).

c. Hidrologi dan hidrografi. Hidrologi mempelajari gerakan dan distribusi air di bumi sedangkan Hidrografi mempelajari penelitian dan pemetaan air di permukaan bumi.

d. Geologi dan Geomorfologi. Geologi mempelajari perubahan bentuk bumi sedangkan geomorfologi mempelajari bentuk permukaan lahan dan sejarah pembentukannya.

e. Ilmu Tanah dan Geografi Tanah. Ilmu tanah mempelajari tentang sifat tanah sedangkan geografi tanah mempelajari tentang sifat tanah, poka penyebaran tanah dan fungsi tanah untuk menunjang kehidupan manusia.

f. Biologi dan Biogeografi. Biologi mempelajari tentang tumbuhan dan hewan sedangkan biogeografi mempelajari tentang penyebaran organisme dalam ruang dan waktu.

Sedangkan ilmu yang menunjang lingkungan geografi nonfisik adalah sebagai berikut:

a. Ilmu Ekonomi dan Geografi Ekonomi. Ilmu ekonomi mempelajari tentang usaha-usaha manusia untuk mendapatkan kemakmuran ekonomi sedangkan geografi ekonomi mempelajari tentang usaha manusia untuk mengekplorasi sumber daya alam.

b. Ilmu Politik dan Geografi Politik. Ilmu politik merupakan ilmu yang mempelajari tentang kegiatan suatu negara dalam mewujudkan tujuan negara sedangkan geografi politik mempelajari tentang unit-unit politik, wilayah negara, batasan wilayah dan unsur-unsur kekuatan nasional serta politik internasional.

c. Demografi dan Geografi Penduduk. Demografi mempelajari tentang keadaan dan dinamika perubahan-perubahan penduduk. Sedangkan geografi penduduk mempelajari tentang variasi-variasi kualitas ruang dalam demografi dan nondemografi dari penduduk.

Adapun ilmu-ilmu yang menunjang geografi teknik yakni sebagai berikut:

a. Kartografi yang mempelajari pembuatan peta.

b. Penginderaan jauh yang mempelajari dan menghasilkan informasi mengenai objek, daerah atau suatu gejala.

c. Sistem Informasi Geografis merupakan sistem informasi berbasis komputer dimana dapat menyimpan, mengelola/memproses data, menganalisis data geografis maupun nongeografis serta menyediakan informasi dan grafis secara terpadu.

Setelah mempelajari aspek geografi di atas, maka bisa dilihat bahwa pada hakekatnya ilmu pengetahuan geografi mencakup ilmu pengetahuan alam dan ilmu pengetahuan sosial. Hal inilah yang menyebabkan ruang lingkup geografi sangat luas.

[color-box]Anjayani,Eni.2009.Geografi: Untuk Kelas X SMA/MA.Jakarta:PT. Cempaka Putih.
Hartono.2007. Geografi: Jelajah Bumi dan Alam Semesta. Bandung: CV. Citra Praya.
Utoyo, Bambang.2006.Geografi: Membuka Cakrawala Dunia untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah. Jakarta:PT. Pribumi Mekar.[/color-box]

loading...

Tim Siswapedia

Siswapedia.com merupakan situs yang dibuat untuk menyediakan informasi pendidikan dan pengetahuan umum berbahasa Indonesia.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *