Terjadinya Gerak Refleks

Terjadinya Gerak Refleks

Pernahkah kamu mengalami kejadian seperti ini yaitu ketika tertusuk duri lalu teriak? atau teriak karena dikagetin temen? itulah yang dinamakan sebagai gerak refleks. Gerak refleks adalah gerak yang tidak direncanakan dan terjadi secara spontan atau tidak sadar. Sedangkan gerak biasa merupakan gerak yang disadari atau direncanakan.

Proses gerak refleks memiliki waktu lebih cepat daripada gerak sadar. Gerak refleks merupakan mekanisme untuk mengelak dari rangsangan yang berbahaya. Adapun aksi-aksi yang terjadi saat gerak refleks adalah sebagai berikut.

1. Rangsangan dari luar diterima oleh reseptor.

2. Impuls-impuls saraf neuron sensorik yang ada pada reseptor kemudian dilanjutkan ke sistem saraf pusat yaitu sumsum tulang belakang.

3. Di sumsum tulang belakang ini kemudian impuls dilanjutkan oleh interneuron dari neuron sensorik menuju ke neuron motorik.

4. Dari neuron motorik, impuls kemudian dilanjutkan ke efektor lalu efektor dirangsang untuk berkontraksi sehingga terjadi gerakan secara spontan misalnya menarik kaki sambil berteriak, tiba-tiba mengelak dll.

Nah, biar lebih jelas bisa dilihat pada gambar di bawah ini.

Mekanisme gerak rafleks

Gambar. Mekanisme gerak rafleks (Sumber: www.studyblue.com)

Gerak refleks penting dalam pengaturan denyut jantung, tekanan darah, pernafasan, salivasi dan gerakan saluran pencernaan.

Sri, Lestari Endang.2009.Biologi 2 Makhluk Hidup Dan Lingkungannya Untuk SMA/MA Kelas XI. Solo: CV Putra Nugraha.
Rachmawati, Faidah dkk.2009.Biologi Untuk SMA/MA Kelas XI Program IPA. Jakarta: CV Ricardo.

Tim Siswapedia

Tim Siswapedia

"Kami mendukung pendidikan gratis di Indonesia"

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *