Ujian Nasional Online Banyak Kendala

Ujian nasional online yang baru-baru ini digadang sebagai metode baru dalam penyelenggaraan ujian nasional 2015 dinilai masih banyak kendala. Di yogyakarta sendiri, pemerintah daerahnya meminta kepada PLN agar penyediaan listrik selama proses ujian nasional berlangsung jangan sampai terganggu. Jika listrik padam, maka penyelenggaraan ujian nasional secara online akan gagal.

Selain itu di daerah lain, kesiapan ujian nasional secara online dinilai belum mampu sampai 100% siap. Misalnya saja di daerah Kabupaten Musi Banyuasni (Muba). Di daerah ini kesiapan ujian nasional online masih banyak kendala diantaranya terkendala sistem dan fasilitas yang dimiliki setiap sekolah.

Untuk daerah di Jakarta saja masih banyak sekolahan yang belum mampu menyelenggarakan ujian nasional dengan sistem online. Di Jakarta ada sekitar 610 SMK namun yang bisa ikut program ini hanya 25 SMK saja. Maklum, untuk bisa menyelenggarakan ujian nasional online, pihak sekolah dituntut memiliki komputer dengan kapasitas besar dan jumlahnya harus banyak. Selain itu diperlukan pula jaringan LAN, PC server dan kapasitas server bandwith juga perlu disiapkan.