Contoh Esai (Essay)

Contoh Esai (Essay) – Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), esai merupakan suatu karangan atau tulisan yang membahas suatu masalah secara sekilas dari sudut pandang pribadi penulisnya.

Dapat disimpulkan dari pengertian di atas, esai merupakan tulisan yang mengandung opini serta bersifat subjektif dan argumentatif. Pandangan-pandangan pribadi tersebut harus bersifat logis dan mudah dipahami.

Argumen yang disampaikan dalam esai harus didukung oleh fakta, sehingga tidak menjadi tulisan yang fiktif serta imajinasi pengarang belaka. Esai ditulis bertujuan agar masyarakat yakin terhadap sudut pandang penulis mengenai suatu isu tertentu. Itulah sebabnya wajib adanya data atau fakta yang mendukung.

Artikel terkait: Contoh puisi pendek

Contoh Esai (Essay) pendidikan dan kritik

Struktur Contoh Esai (Essay)

Terdapat struktur atau susunan yang perlu diperhatikan oleh para penulis untuk menghasilkan tulisan esai yang baik, struktur esai tersebut antara lain sebagai berikut:

• Pendahuluan

Pada bagian pendahuluan, kita dapat mengungkapkan tema atau topik yang hendak dibahas dalam keseluruhan esai. Terdapat unsur-unsur di dalam pendahuluan yaitu meliputi latar belakang dan pendapat pribadi mengenai topik yang hendak dibahas secara lebih detail dan jelas pada bagian selanjutnya.

Pendahuluan adalah sebagai pengantar para pembaca agar lebih memahami mengenai topik yang akan dibahas, sehingga para pembaca akan lebih mudah dalam menelaah esai.

• Pembahasan/isi

Pada bagian pembahasan, kita menjelaskan tema atau topik tulisan secara lebih detail. Dalam pembahasan, penulis menjabarkan pendapatnya secara kronologis atau urut sesuai dengan ide yang telah disusun pada kerangka sehingga esai menjadi koheren.

Artikel terkait: Contoh puisi dan kata-kata mutiara untuk hari ibu

• Penutup/kesimpulan

Bagian penutup atau kesimpulan adalah bagian terakhir dalam esai. Dalam penutup, harus berisi rangkuman kalimat atau kesimpulan yang telah dibahas pada pendahuluan dan pembahasan, tidak boleh melebar ke topik lain.

Contoh Esai (Essay) Pendidikan dan Kritikan

Penyebab Bahasa Lampung Terancam Punah

Menurut data yang dilansir dari situs BBC, UNESCO mengatakan bahwa lebih dari sepertiga bahasa di dunia terancam punah diantaranya yaitu digunakan oleh kelompok kecil penutur.

Menurut UNESCO, dari sekitar 2000 bahasa tersebut, sekitar 200 bahasa digunakan oleh sekelompok kecil penutur. Salah satunya adalah Bahasa Lampung yang merupakan bahasa daerah dari Provinsi Lampung. Bahasa lampung. Bahasa lampung mempunyai beragam dialek serta memiliki aksara (huruf) sendiri.

Baca juga: Pengertian serta contoh visi dan misi

Di era globalisasi, masyarakat Indonesia lebih mengedepankan bahasa nasional dan bahasa asing disebabkan karena kebutuhan komunikasi dalam bisnis dan berbagai urusan lainnya. Penggunaan bahasa daerah seperti Bahasa Lampung di daerah Provinsi Lampung yang sekarang mulai menurun, dikhawatirkan jika Bahasa Lampung akan semakin sedikit penuturnya.

Terdapat beberapa penyebab yang menurut saya menjadi penyebab penutur asli Bahasa Lampung semakin sedikit, yang pertama adalah banyaknya variasi dialek yang membuat ketidakpahaman sesama penutur yang menganut dialek yang berbeda, sehingga menimbulkan ketidakinginan untuk menggunakan Bahasa Lampung, dan pada akhirnya mereka lebih memilih menggunakan Bahasa Nasional sebagai upaya menjembatani kesulitan tersebut.

Penyebab lainnya adalah masyarakat yang heterogen, dimana banyak masyarakat yang berasal dari luar Lampung yang tinggal di Lampung dan adanya perkawinan antar suku.

Dari perkawinan antar suku yang kemudian melahirkan anak-anak yang tidak diajarkan Bahasa Lampung karena orang tua yang tidak membiasakan atau mengajari mereka untuk menggunakan Bahasa Lampung di rumah, melainkan didominasi menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional untuk berkomunikasi.

Artikel lainnya: Cara membuat sinopsis

Tidak hanya anak-anak dari perkawinan antar suku saja. Akan tetapi anak-anak yang terlahir dari orang tua suku Lampung asli pun juga sudah mulai jarang menggunakan Bahasa Lampung dalam berkomunikasi sehari-hari.

Demikian penjelasan tentang Contoh Esai (Essay) ini, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan bagi para pembaca.

Lutfi Aminuddin

Lutfi Aminuddin merupakan kolumnis dibeberapa media lokal dan nasional. Tulisan Lutfi bisa dijumpai pada Harian Pemalang, Geotime, Hipmee, Pressiwa, Solopos, dan masih banyak yang lainya lagi. Lutfi telah mengeluarkan buku berjudul Negeri Bahagia Skandinavia tahun 2017 yang diterbitkan oleh penerbit Asrifa. Lutfi mengenyan Studi S1 nya di IAIN Purwokerto dengan Jurusan Ilmu Komunikasi Penyiaran Islam. Ia juga mengambil S1 di IAIN Surakarta pada jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *