Asas-Asas dalam Pemilihan Umum

Komisi Pemilihan Umum

Gambar. Komisi Pemilihan Umum bertugas sebagai panitia penyelenggara Pemilu

Asas-Asas dalam Pemilihan Umum atau Pemilu diatur pada Pasal 22 E Ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 dimana pemilihan umum dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil dalam kurun waktu setiap lima tahun sekali.

a. Langsung

Langsung berarti bahwa rakyat memiliki hak untuk memilih langsung sesuai dengan hati nurani tanpa perantara.

b. Umum

Umum berarti bahwa negara menjamin dan memberikan hak kepada setiap warga negaranya tanpa memandang jenis kelamin, pekerjaan, status sosial, ras, suku dan agama yang dianut.

c. Bebas

Bebas berarti bahwa rakyat diberi hak untuk memilih tanpa ada tekanan, paksaan dari siapapun sehingga rakyat hanya memilih sesuai dengan hati nuraninya sendiri. Di dalam pemanfaatan haknya, rakyat diberi jaminan keamanan oleh negara.

d. Rahasia

Rahasia berarti bahwa seorang pemilih diberi jaminan bahwa hasil pilihannya tidak diketahui oleh orang lain.

e. Jujur

Jujur berarti bahwa semua panitia maupun pemilih atau pihak terkait lainnya harus bersikap jujur dengan tidak melanggar peraturan yang berlaku.

f. Adil

Adil berarti bahwa setiap pemilih diberikan hak dan perlakuan yang sama sehingga bebas dari kecurangan pihak manapun.

Pemilihan umum ini digelar dengan tujuan untuk memilih wakil rakyat yang memperoleh dukungan dari rakyat serta membentuk pemerintahan yang demokratis dan kuat sehingga mampu mewujudkan tujuan nasional.

Subakdi.2009.Pendidikan Kewarganegaraan 2 : Untuk SMP/MTs Kelas VIII. Solo: PT. Sekawan Cipta Karya.

Tim Siswapedia

"Kami mendukung pendidikan gratis di Indonesia"

Tinggalkan Balasan