Jenis-Jenis Segmentasi Siaran Radio

       

Jenis-jenis segmentasi siaran radio – Layaknya seperti media televisi. Media radio juga mempunyai beberapa jenis atau genre, dan ciri khasnya masing-masing. Bisa jadi ciri khas pada radio ini yang membuatnya jadi semakin digandrungi. Lalu apa saja sih jenis-jenis radio yang ada di Indonesia. Berikut saya paparkan jenis-jenis radio di Indonesia.

Jenis-jenis segmentasi siaran radio

Radio Anak Muda

Radio dengan segmen anak muda, outomatis paling banyak disimak oleh para anak muda. Siapa sebenarnya yang disebut anak muda itu ? Lalu apa saja ciri radio anak muda ini.

Radio yang mempunyai sekmentasi ke anak muda sebetulnya sangat banyak. Beberapa diantarannya ada radio OZ Fm, Radio Prambors, Radio Mustang, Kisi FM Radio, Hard Rock Radio, dan Debest Radio merupakan salah satu radio yang berada pada segmentasi anak muda kekinian.

Sesuai dengan cirinya sebagai radio anak muda. Segmentasi radio dengan jenis ini yaitu yang berumur 15-25 tahun. Biasannya, radio anak muda kerap kali menyuguhkan acara-acara berformat kekinian. Misalnya acara curhat remaja, ngulik life style, hingga kehidupan seputar cinta monyet.

Baca juga: Karakter Berita Radio

Radio Dewasa

Disebut radio dewasa karena musik yang diputar dan program acara yang disajikan layak dikonsumsi orang dewasa. Misalnya saja pemutaran lagu-lagu sekitar tahun 60-90 an, pemutaran lagu-lagu tersebut menjadi ciri khas dari tayangan radio dewasa.

Program acara radio-radio dewasa juga seputar masalah ekonomi, politik, persoalan keluarga. Beberapa radio yang telah lama dikenal menyediakan konten-konten yang agak dewasa salah satunya yaitu Radio Ramako FM, Radio Kayumanis, Radio Sonora, Radio Kis FM, hingga Radio Delta ini dikenal sebagai salah satu dari sekian ribu radio-radio dewasa yang sudah cukup terkenal.

Beberapa nama tenar, penyiar radio-radio dewasa banyak di dominasi oleh angkatan tua. Salah satunya ada Dokter Lula Kamal, Syahnaz Haque, Dewi Huges, hingga Imam Prasodjo merupakan salah satu dari sekian banyak penyiar radio beken.

Intinya. Para penyiar radio dewasa dituntut supaya bisa paham betul, dengan permasalahan sosial-politik-ekonomi yang ada di Indonesia. Radio dewasa menggunakan gaya siaran formal, tapi tetap santai dan sopan.

Radio Religi

Kini sudah banyak stasiun radio yang bercirikan pada pemahaman agama tertentu. Beberapa radio yang mengidentifikasikan dirinya sebagai radio religi cukup banyak.

Salah satunya ada Radio Dakta, Radio Attahiriyah, Radio MQ FM, hingga yang bercorak kekristenan seperti Radio Pelita Kasih.

Contoh tampilan website radio religi dari nahdlatul ulama yang juga mensupport live streaming

Contoh tampilan website radio religi dari nahdlatul ulama yang juga mensupport live streaming

Acara-acara yang ada di Radio Religi biasannya seputar study keagamaan, dialog keagamaan, hingga format musik yang menyuguhkan lagu-lagu timur tengah.

Baca juga: Teknik Penyiaran Radio Bagi Pemula

Radio Berita

Dikatakan radio berita karena content acaranya 80 persen didominasi berita. Salah satu contoh dari sekian banyak radio berita ada Radio Elshinta, Radio RRI, dan Radio Trijaya.

Gaya siaran di radio berita sama seperti siaran di TV Berita. Ada laporan, pemberitaan yang dibacakan oleh penyiar. Pemutaran musik hanya sekedar selingan saja, biasanya tidak lebih dari 2 sampai 4 lagu saja.

Radio Dangdut

Namanya saja radio dangdut. Sudah pasti isi lagu yang diputar banyak yang bergenre dangdut.

Salah satu radio yang konsisten hanya berada di jalur musik dangdut salah satunya bisa ditemui pada Radio Cosmo. Agar kesan dangdut, dan merakyat. Gaya siaran radio dangdut sengaja dibuat ceplas-ceplos.

Selain Radio Cosmo. Ada juga radio khusus ke dunia dangdut lainnya. Salah satunya Radio Swara, Radio Elganga, hingga Radio Antasalam. Ciri khas lain dari radio dangdut yaitu penggunaan bahasa-bahasa berlogat ke daerahan.

Nah, bila Anda masih bingung terkait jenis-jenis segmentasi siaran radio di atas, bisa tulis di kotak komentar di bawah ini.

Lutfi Aminuddin

Lutfi Aminuddin merupakan kolumnis dibeberapa media lokal dan nasional. Tulisan Lutfi bisa dijumpai pada Harian Pemalang, Geotime, Hipmee, Pressiwa, Solopos, dan masih banyak yang lainya lagi. Lutfi telah mengeluarkan buku berjudul Negeri Bahagia Skandinavia tahun 2017 yang diterbitkan oleh penerbit Asrifa. Lutfi mengenyan Studi S1 nya di IAIN Purwokerto dengan Jurusan Ilmu Komunikasi Penyiaran Islam. Ia juga mengambil S1 di IAIN Surakarta pada jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *