Contoh soal dan jawaban Hukum Newton 2 dan 3

  • Whatsapp
Contoh soal dan jawaban Hukum Newton 2 dan 3

Pada halaman ini kita akan membahas tentang contoh soal dan jawaban Hukum Newton 2 dan 3 sebagai lanjutan halaman-halaman sebelumnya yang khusus membahas tentang hukum Newton.

Baca juga:

Hukum Newton 1, 2 dan 3

Contoh soal hukum Newton 1 dan 2

Contoh soal dan jawaban Hukum Newton 2 dan 3

5. Sebuah mobil memiliki massa 1.000 kg bergerak dengan kecepatan 108 km/jam. Kemudian mobil tersebut melakukan pengereman selama 5 detik secara mendadak hingga akhirnya berhenti. Berapakah besar gaya pengerem yang dilakukan mobil tersebut sehingga berhenti?

Jawab:

Diketahui:

massa = 1.000 kg

v1 = 108 km/jam x 1 jam/3600 s x 1000 m/1 km = 30 m/s

v2 = 0

t = 5 s

Berapa nilai F =…?

F = m.a

F = m {(v2 – v1)/5}

F = m {(0-30)/5}

F = 1.000 (-6)

F = – 1.000 N

Jadi besar gaya pengereman mobil tersebut adalah 1.000 N. Tanda minus menandakan bahwa gaya tersebut berlawanan arah dengan arah gerak mobil.

6. Berapakah besar gaya yang diperlukan untuk memberhentikan sebuah mobil bermassa 1.500 kg yang bergerak dengan kecepatan 108 km/jam dalam jarak 15 meter?

Jawab:

Diketahui:

massa = 1.500 kg

v1 = 108 km/jam = 30 m/s

v2 = 0

s =15 m

Ditanya: F = …?

Pertama-tama, untuk menyelesaikan contoh soal ini kita cari dahulu percepatan mobil tersebut yakni dengan persamaan GLBB

a = (v22 – v12)/2s

a = (0 – 302)/2.15

a = – 900/30

a = – 30 m/ss

Nah, setelah itu kita cari besaran gaya pengeremannya dengan menggunakan hukum Newton 2

F = m.a

F = (1.500)(-30)

F = – 45.000 N

Jadi besaran gaya pengereman yang diperlukan untuk menghentikan gerak mobil yaitu 45.000 N dengan arah yang berlawanan dengan arah gerak mobil.

Baca juga: Perbedaan gaung dan gema beserta gambarnya

7. Sebuah kubus bermassa 2 kg berada pada bidang miring yang sangat licin dengan membentuk sudut sebesar 30o. Berapakah percepatan gerak benda tersebut?

Contoh soal dan jawaban Hukum Newton 2 dan 3.png

Jawab:

Untuk menjawab contoh soal ini kita menggunakan Hukum Newton 2

F = m.a

Wx = m.a

a = w sin 30/m

a = m.g.sin 30/m

a = g sin 30

a = 10 (0,5)

a = 5 m/s2

Jadi percepatan kubus tersebut dalam bidang miring sebesar 5 m/s2.

8.  Sebuah lift bermassa 200 kg bergerak ke atas dengan percepatan 1 m/s. Jika percepatan gravitasi bumi sebesar 10 m/s2. Berapakah besaran tegangan tali yang menarik lift tersebut?.

Contoh soal tegangan tali lift.png

Jawab:

∑Fy = m.a

T – w = m.a

T = (m.a) + w

T =(m.a) + (m.g)

T = m (a+g)

T = 200 (1 + 10)

T = 2200 N

Jadi besar gaya tegangan tali yang menarik lift tersebut ke atas besarnya 2200 N.

9. Sebuah benda berbentuk balok terletak di sebuah bidang datar yang memiliki nilai koefisien gesekan statis = 0,4 dan koefisian gesekan kinetis = 0,2. Jika massa benda sebesar 5 kg, tentukanlah gaya gesekannya apabila balok tersebut dikenai gaya tarik sebesar 10 N.

Baca juga: Gerak jatuh bebas

Jawab:

Pertama-tama kita cari dahulu besar gaya gesek statisnya, yakni dengan persamaan:

f2 = µsN

f2 = µsmg

f2 = 0,4.5.10

f2 = 20 N

Jika balok tersebut ditarik atau didorong dengan gaya yang besarnya dibawah atau sama besar dengan gaya gesek statis 20 N, maka benda akan tetap diam.

Pada contoh soal ini, gaya tarik sebesar 10 N, maka dapat dipastikan bahwa balok tersebut tetap tidak bergerak. Maka gaya geseknya dapat kita cari menggunakan persamaan hukum Newton 1.

∑F = 0

F – fgesek = 0

fgesek = F

fgesek = 10 N

Nah, apabila ada pertanyaan terkait Contoh soal dan jawaban Hukum Newton 2 dan 3 ini bisa ditulis di bawah ini.

Apa artikel di atas bermanfaat?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Penilaian rata-rata 0 / 5. Jumlah suara: 0

Artikel ini belum dinilai! Jadilah yang pertama memberi peringkat pada artikel ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar

    1. v22 – v12
      Maknanya dikuadratkan dulu baru diberi tanda minus, jadinya
      =(0)2-(30)2
      =(0x0) – (30×30)
      =-900

      Contoh lainnya:
      =22-32
      =(2×2)-(3×3)
      =4-9
      =-5

      Begini saja, kalau masih bingung mas nya bisa menuliskannya menjadi begini
      = 22-32
      Menjadi
      =(2)2-(3)2

      Nah,yang didalam kurung itu perhitungannya diselesaikan terlebih dahulu barulah dikurangi