Kerak Bumi dapat dibedakan atas kerak benua dan kerak samudra. Kerak benua selain lebih tebal juga lebih beragam dibanding kerak samudra. Material pembentuk kerak benua pada lapisan atas berupa batuan granit ringan, sedangkan lapisan bawah terbentuk dari material batuan basal yang lebih rapat. Berdasarkan umur geologi, strata atau lapisan-lapisan ini terbentuk dalam berbagai zaman dan melalui berbagai proses. Batuan yang paling tua ditemukan pada zaman prekambrium. Batuan yang lebih muda terbentuk pada zaman-zaman ketika terjadi pembentukan pegunungan. Pembagian kerak Bumi dapat dilihat pada gambar berikut.

Lapisan kerak samudra paling atas tersusun atas material sedimen yang tebalnya mencapai 800 meter. Kerak samudra mengalami pembaruan terus-menerus oleh kegiatan gunung api di sepanjang celah-celah dasar laut. Celah-celah dasar laut yang memanjang ini biasa disebut dengan pematang tengah samudra. Dilihat dari umur geologisnya, lapisan ini termasuk muda dengan umur kurang dari 200 juta tahun bila dibandingkan kerak benua yang berumur sampai 3,8 miliar tahun.


Kerak benua menjulang lebih tinggi daripada kerak samudra. Hal ini disebabkan kerak benua tersusun oleh material granit yang ringan dan kerak samudra tersusun oleh batuan basal yang berat. Kerak benua berada rata-rata 850 meter di atas permukaan laut, sedangkan kerak samudra berada rata-rata 3.800 meter di bawah permukaan laut. Akibat adanya gerusan oleh tenaga angin dan limpasan air hujan pada permukaan kerak benua terbentuk hamparan pasir, debu, dan lumpur. Material ini kemudian hanyut terbawa aliran air ke laut dan membentuk lapisan sedimen di dasar samudra. Di bawah lapisan batuan sedimen ini terdapat lapisan batuan basal yang berupa lava bantal, retas vertikal, dan gabro berbutir kasar.

(Geografi oleh Eni Anjayani)
English Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Tulis Pesanmu disini

Gabung di fans page kami