Nama Domain
Senin, 07 Mei 2012
Nama domain adalah alamat yang menunjukkan sebuah situs, agar pengguna internet lain dapat menemukan situs web yang dibuat. Istilah yang sering digunakan untuk nama
domain adalah URL. Anda dapat mengakses sebuah URL dengan ataupun tanpa “www”. Misalnya, http://www.diknas.go.id/ atau http://diknas.go.id/.
URL dalam suatu domain, dapat diakses melalui HTTP (HyperText Transfer Protocol). Protokol HTTP dipergunakan untuk mentransfer dokumen dalam World Wide Web (www).
Protokol ini adalah protokol ringan, tidak berstatus, dan generik yang dapat dipergunakan untuk berbagai macam tipe dokumen. WWW dijalankan dalam server yang disebut HTTPD (Hyper Text Transfer Protocol Daemon). HTTP adalah sebuah protokol meminta/menjawab antara client dan server. Sebuah client HTTP seperti web browser, biasanya memulai permintaan dengan membuat hubungan TCP/IP ke port tertentu di tuan rumah yang jauh (biasanya port 80). Sebuah server HTTP yang mendengarkan di port tersebut menunggu client mengirim kode permintaan (request).
Versi lain dari HTTP adalah HTTPS (HTTP Secure). HTTPS adalah protokol HTTP yang menyediakan layanan yang aman dengan proses komunikasi data yang diacak/ dibungkus (encrypt). Protokol ini biasanya digunakan pada transaksi e-commerce.
Ada beberapa macam nama domain yang digunakan di dalam situs web. Penggunaan nama domain ini disesuaikan dengan tujuan pendirian dari situs web tersebut. Pembagian nama domain pada umumnya dibedakan menjadi domain umum dan domain berdasarkan nama negara.
a. Domain Umum (Generic Domains)
Sebuah situs web yang digolongkan dalam generic domains adalah sebuah situs web yang pada bagian akhir nama situs web tersebut berakhiran dengan kata kunci com, net, org, edu, gov, mil, dan sebagainya. Akhiran tersebut biasa diistilahkan sebagai Top Level Domain (TLD). Berikut ini beberapa contohnya.
com --> Untuk situs-situs yang menawarkan jasa komersial/perusahaan
net --> Untuk situs-situs yang menawarkan jasa jaringan/telekomunikasi
org --> Untuk situs-situs berupa organisasi atau lembaga nirlaba
edu --> Untuk situs-situs untuk kepentingan kependidikan
gov --> Untuk situs-situs pemerintahan
mil --> Untuk situs-situs kemiliteran (angkatan bersenjata)
b. Domain Berdasarkan Nama Negara (Country-Specific Domains)
Sebuah situs web yang dibubuhi dengan dua kata kunci, kata kunci pertama untuk menunjukkan tujuan dari pembangunan situs, sedangkan kata kunci kedua digunakan untuk menunjukkan lokasi (negara) situs tersebut berada. Kata kunci kedua biasa disebut dengan istilah Second Level Domain (SLD). Contoh kata kunci yang digunakan di Indonesia, yaitu co.id, net.id, ac.id, or.id, go.id, dan mil.id.
co.id --> Untuk situs-situs yang menawarkan jasa komersial/perusahaan di Indonesia
net.id --> Untuk situs-situs yang menawarkan jasa jaringan/ telekomunikasi di Indonesia
or.id --> Untuk situs-situs berupa organisasi atau lembaga nirlaba di Indonesia
ac.id --> Untuk situs-situs untuk kepentingan kependidikan di Indonesia
go.id --> Untuk situs-situs pemerintahan di Indonesia
mil.id --> Untuk situs-situs kemiliteran (angkatan bersenjata) di Indonesia
(Teknologi Informasi dan Komunikasi oleh Agung Novian)
URL dalam suatu domain, dapat diakses melalui HTTP (HyperText Transfer Protocol). Protokol HTTP dipergunakan untuk mentransfer dokumen dalam World Wide Web (www).
Protokol ini adalah protokol ringan, tidak berstatus, dan generik yang dapat dipergunakan untuk berbagai macam tipe dokumen. WWW dijalankan dalam server yang disebut HTTPD (Hyper Text Transfer Protocol Daemon). HTTP adalah sebuah protokol meminta/menjawab antara client dan server. Sebuah client HTTP seperti web browser, biasanya memulai permintaan dengan membuat hubungan TCP/IP ke port tertentu di tuan rumah yang jauh (biasanya port 80). Sebuah server HTTP yang mendengarkan di port tersebut menunggu client mengirim kode permintaan (request).
Versi lain dari HTTP adalah HTTPS (HTTP Secure). HTTPS adalah protokol HTTP yang menyediakan layanan yang aman dengan proses komunikasi data yang diacak/ dibungkus (encrypt). Protokol ini biasanya digunakan pada transaksi e-commerce.
Ada beberapa macam nama domain yang digunakan di dalam situs web. Penggunaan nama domain ini disesuaikan dengan tujuan pendirian dari situs web tersebut. Pembagian nama domain pada umumnya dibedakan menjadi domain umum dan domain berdasarkan nama negara.
a. Domain Umum (Generic Domains)
Sebuah situs web yang digolongkan dalam generic domains adalah sebuah situs web yang pada bagian akhir nama situs web tersebut berakhiran dengan kata kunci com, net, org, edu, gov, mil, dan sebagainya. Akhiran tersebut biasa diistilahkan sebagai Top Level Domain (TLD). Berikut ini beberapa contohnya.
com --> Untuk situs-situs yang menawarkan jasa komersial/perusahaan
net --> Untuk situs-situs yang menawarkan jasa jaringan/telekomunikasi
org --> Untuk situs-situs berupa organisasi atau lembaga nirlaba
edu --> Untuk situs-situs untuk kepentingan kependidikan
gov --> Untuk situs-situs pemerintahan
mil --> Untuk situs-situs kemiliteran (angkatan bersenjata)
b. Domain Berdasarkan Nama Negara (Country-Specific Domains)
Sebuah situs web yang dibubuhi dengan dua kata kunci, kata kunci pertama untuk menunjukkan tujuan dari pembangunan situs, sedangkan kata kunci kedua digunakan untuk menunjukkan lokasi (negara) situs tersebut berada. Kata kunci kedua biasa disebut dengan istilah Second Level Domain (SLD). Contoh kata kunci yang digunakan di Indonesia, yaitu co.id, net.id, ac.id, or.id, go.id, dan mil.id.
co.id --> Untuk situs-situs yang menawarkan jasa komersial/perusahaan di Indonesia
net.id --> Untuk situs-situs yang menawarkan jasa jaringan/ telekomunikasi di Indonesia
or.id --> Untuk situs-situs berupa organisasi atau lembaga nirlaba di Indonesia
ac.id --> Untuk situs-situs untuk kepentingan kependidikan di Indonesia
go.id --> Untuk situs-situs pemerintahan di Indonesia
mil.id --> Untuk situs-situs kemiliteran (angkatan bersenjata) di Indonesia
(Teknologi Informasi dan Komunikasi oleh Agung Novian)
Rekomendasi untuk Anda:Komputer
