Jenis-Jenis Lead Pada Berita

       

Apa saja jenis-jenis lead pada berita ?

Lead merupakan teras berita, yang memiliki fungsi untuk menggambarkan inti pada sebuah berita yang disampaikan. Lead juga bisa disebut juga sebagai ide pokok pada sebuah berita.

Jika teks pada sebuah berita tidak memaparkan garis besar, atau inti sebuah berita. Maka bagian tersebut tidak bisa disebut dengan lead langkah-langkah menulis berita(baca juga: ).

Bagaimana contoh penggunaan Lead yang Baik ?

Lead yang baik sangat diperlukan sekali agar berita tersebut layak untuk dibaca. Menurut tradisi Associated Press ( Kantor Berita Prancis) lead bisa diawali dengan beberapa kata tanya berikut.

Pertama, what (apa) : Ganjar Pranowo diduga korupsi.

Kedua, who (siapa) : Gubernur BI Syahril Sabirin ditangkap.

Ketiga, when ( kapan ) : Siang hari ini Jokowi datang ke Asmat.

Keempat, where (dimana) : di Kota Pemalang, sedang terjadi kerusuhan.

Kelima, why (mengapa) : Diduga selingkuh, Lutfi Aminuddin diberhentikan dari jabatan PNS.

Keenam, how ( Bagaimana) : Diawali aksi orasi dan gelar spanduk, mahasiswa Universitas Gajah Mada hari ini melakukan demo.

Dari keenam gaya lead tersebut, yang sering dipakai yaitu gaya pertama. Banyak kita jumpai gaya lead menggunakan awalan kata tanya “apa” pada media-media besar.

Gambar Ilustrasi. Anak-anak belajar menulis berita sederhana tentang keadaan alam sekitar (Foto: Lutfi Aminuddin)

Klasifikasi Lead Menurut Gibson

Sedangkan menurut Gibson dalam bukunya berjudul Radio and Television Reporting. Ia mengklasifikasi lead ke dalam 5 bentuk. Beberapa klasifikasi lead menurut Gibson sebagai berikut.

1. Teras Lead

Lead ini menuturkan faktanya terlebih dahulu dengan tujuan untuk menggoda pendengar mengikuti topik berita sampai tuntas. Contohnya : Informasi penting yang segera kami sajikan kepada Anda di edisi kali ini diantaranya berita tentang kondisi kesehatan Habibie yang makin buruk, dan nilai tukar rupiah yang semakin anjlok.

2. Umbrella Lead

Umbrela lead adalah lead dengan elemen ganda yang menuturkan beberapa hal menarik sekaligus. Contoh : Di Kota Sambas Kalimantan Barat, Hari Ini Terjadi Lagi Kerusuhan. Para aktivis HAM Aceh mendatangi kantor Komnas HAM.

3. Narattive Lead

Narrative Lead yaitu penuturan berita secara kronologis kejadian-kejadiannya. Contoh : Dimulai dari bundaran kampus UGM Bulaksumur Yogyakarta, sekitar seratus aktivis mahasiswa berorasi dan melakukan aksi long march, menuju gedung DPRD di Jalan Malioboro.

4. Sound Lead

Sound lead merupakan lead yang berupa kata, kalimat, suara kericuhan, dan suara lain yang dimasukkan pada awal berita agar menghasilkan efek dramatisir.

Contoh dari lead ini yaitu memasukkan sisipan suara narasumber, atau rekaman suasana penting dalam peristiwa. Misalnya teriakan para demonstran, suara ledakan bom, suara teriakan polisi, dam suara-suara mengagetkan lain.

5. Question Lead

Question lead merupakan lead yang kalimat utamanya dimulai dengan pertanyaan. Contoh : Tahukah Anda bahwa mengonsumsi micin itu tidak mengakibatkan kebodohan ?

Dari kelima bentuk lead berdasarkan klasifikasinya menurut Roy Gibson. Adapun jenis lead yang paling banyak digunakan yaitu jenis narrative lead, dan umbrella lead.

Kedua lead ini selai lebih komunikatif. Lead keduanya juga sangat cocok ditulis pada jenis media apa pun.

Bahkan berita-berita di internet yang sangat viral juga biasanya ditulis dengan kedua lead ini. Contoh media yang paling banyak menggunakan umbrella lead, dan narrative lead yaitu media Tribunnews. Terutama pada desk kriminal.

Demikian juga bisa kita temukan lead ini di media Kompas. Hanya saja Kompas tidak sesering Tribunnews dalam menggunakan jenis lead umbrella.

Jadi penggunaan lead di dunia jurnalistik ini sangat bebas. Media bisa menggunakan gaya lead apa pun yang sesuai dengan kebutuhannya.

loading...

Lutfi Aminuddin

Lutfi Aminuddin merupakan kolumnis dibeberapa media lokal dan nasional. Tulisan Lutfi bisa dijumpai pada Harian Pemalang, Geotime, Hipmee, Pressiwa, Solopos, dan masih banyak yang lainya lagi. Lutfi telah mengeluarkan buku berjudul Negeri Bahagia Skandinavia tahun 2017 yang diterbitkan oleh penerbit Asrifa. Lutfi mengenyan Studi S1 nya di IAIN Purwokerto dengan Jurusan Ilmu Komunikasi Penyiaran Islam. Ia juga mengambil S1 di IAIN Surakarta pada jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *