Ciri-Ciri Virus

ilustrasi Bakteri E Coli

Ciri-Ciri Virus – Di kehidupan planet bumi ini terdapat keanekaragaman yang sangat bervariasi. Selain manusia dan makhluk hidup lain yang menghuni planet bumi ini ternyata ada berbagai macam organisme yang juga menghuni di planet bumi ini. Mulai dari yang kasat mata sampai yang tidak kasat mata sehingga harus menggunakan bantuan mikroskop untuk bisa melihatnya.

Baca juga: Struktur virus

Salah satu organisme yang tidak kasat mata tersebut di antaranya adalah virus. Virus sendiri hidup sebagai parasit.

 

Ciri-Ciri Virus

Virus disebut juga partikel zat dan bukan sel organisme, ini disebabkan karena virus tidak memiliki protoplasma. Protoplasma bukan merupakan bagian dari organ sel tetapi protoplasma merupakan bagian hidup dari sebuah sel yang dikelilingi oleh membran plasma. Sehingga virus dapat memiliki ciri-ciri sebagai makhluk hidup sekaligus memiliki ciri-ciri tidak hidup.

ilustrasi Bakteri E Coli

1. Ciri-ciri virus sebagai makhluk hidup

Virus dikatakan sebagai makhluk hidup apabila virus berada dalam tubuh organisme hidup karena dapat berkembang biak. Sedangkan,

2. Ciri-ciri virus sebagai makhluk tidak hidup

Virus dapat dikatakan sebagai makhluk tidak hidup karena virus dapat dikristalkan.

Selain virus dikatakan sebagai makhluk hidup maupun makhluk tidak hidup karena ciri-ciri yang dimiliki oleh virus. Namun masih banyak lagi ciri-ciri virus yang lain yaitu:

1. Virus tidak memiliki sel karena virus tidak memiliki protoplasma.

2. Memiliki ukuran yang sangat kecil, sehingga dapat dilihat hanya dengan mikroskop elektron.

3. Tersusun atas salah satu asam nukleat saja yaitu DNA ataupun RNA.

4. Memiliki ukuran dan bentuk yang beraneka ragam.

5. Virus tidak dapat membelah diri karena tidak memiliki sel.

6. Virus hanya dapat bereproduksi jika berada di dalam tubuh inangnya.

7. Virus dapat menyerang manusia, tumbuhan, maupun hewan.

8. Dalam kondisi tertentu virus dapat mengkristal.

Karena virus dapat menyerang manusia, hewan, maupun tumbuhan, secara otomatis akan terdapat berbagai macam penyakit yang dapat ditimbulkan oleh adanya virus.

Baca juga: Cara hidup virus

Penyakit Virus pada Hewan

Infeksi yang disebabkan oleh virus dapat menimbulkan gejala yang berbeda-beda tergantung dari respon inangnya. Mungkin saja virus akan merusak atau membunuh sel inangnya. Sejumlah virus dapat menyebabkan sel yang terinfeksi menghasilkan toksin atau racun yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit.

Besar kecilnya kerusakan yang disebabkan oleh virus tergantung pada kemampuan jaringan yang telah terinfeksi virus dalam melakukan regenerasi melalui pembelahan sel. Jika pada manusia akan memperlihatkan berbagai gejala yang disebabkan oleh infeksi virus, seperti demam dan ngilu, demam ini biasanya disebabkan oleh usaha tubuh sendiri dalam melawan virus.

Sistem kekebalan tubuh merupakan bagian yang sangat kompleks dari pertahanan alamiah tubuh. Sistem kekebalan tubuh juga sebagai sarana medis dalam mencegah infeksi virus. Untuk meningkatkan atau merangsang sistem kekebalan tubuh supaya dapat bertahan dari patogen (organisme atau virus yang menyebabkan penyakit) yang berbahaya.

Penyakit Virus pada Tumbuhan

Tumbuhan yang terserang atau terinveksi virus sebagian besar akan menunjukkan ciri-ciri atau tanda umum jika terinfeksi virus seperti adanya totol-totol pucat atau coklat pada daun maupun buah, terjadinya pertumbuhan yang terhambat, rusaknya bagian akar maupun bunga, yang tentunya akan mengurangi hasil panen dan kualitasnya.

Virus pada tumbuhan memiliki struktur yang sama dengan virus yang menginfeksi hewan. Sampai saat ini virus pada tumbuhan yang ditemukan kebanyakan virus TMV (Tobacco Mozaic Virus) yang menyerang daun tanaman tembakau, kentang, tomat, tebu, gandum, dan timun. Virus tersebut menimbulkan bercak-bercak kuning (mozaik) pada bagian daun.

Daftar Pustaka
Campble. (Edisi kedelapan jilid 1). Biologi. Jakarta: Erlangga.
Anggota IKAPI Jateng. (2015). Biologi. Jawa Tengah: Media Karya Putra.

Pos terkait